Libur Sekolah, Polresta Bandung Siagakan Personel di Kawasan Wisata Ciwidey dan Pangalengan

Libur Sekolah, Polresta Bandung Siagakan Personel di Kawasan Wisata Ciwidey dan Pangalengan
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono saat diwawancarai di Mapolresta Bandung, Rabu (1/7/2026). Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Polresta Bandung meningkatkan pengamanan selama masa libur sekolah dengan menyiagakan personel di sejumlah kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan, seperti Ciwidey dan Pangalengan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mulai dari kemacetan hingga aksi premanisme dan juru parkir liar.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan, Kabupaten Bandung memiliki sejumlah destinasi wisata yang menjadi tujuan utama masyarakat saat musim liburan.

Baca Juga:HUT Bhayangkara ke-80, Polres Tasikmalaya Pacu Akselerasi Pelayanan Lewat Optimalisasi Call Center 110Sertifikasi Halal Jadi Kunci UMK Tembus Pasar Nasional hingga Ekspor

Karena itu, pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel di titik-titik yang dinilai rawan.

“Untuk menghadapi masa liburan, kami memetakan sejumlah objek wisata di Ciwidey maupun Pangalengan yang memiliki potensi gangguan kamtibmas, seperti kemacetan, premanisme hingga keberadaan juru parkir liar,” kata Aldi, Rabu (1/7/2026).

Ia menjelaskan, sesuai prosedur tetap yang diterapkan, personel Polresta Bandung telah disebar di berbagai titik strategis untuk memberikan pelayanan sekaligus mengantisipasi gangguan yang dapat mengurangi kenyamanan wisatawan.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu ragu melapor apabila menemukan tindak premanisme atau gangguan keamanan lainnya selama berlibur di Kabupaten Bandung.

“Silakan segera menghubungi layanan darurat 110 atau menyampaikan laporan melalui layanan Lapor Pak Kapolres jika menemukan gangguan kamtibmas. Kami akan langsung menindaklanjuti setiap laporan yang masuk,” ujarnya.

Terkait kemunculan juru parkir liar yang sempat viral di kawasan Perkebunan Teh Rancabali, Aldi memastikan pihaknya telah mengambil langkah penanganan bersama Pemerintah Kabupaten Bandung.

“Kasus jukir liar yang sempat muncul di kawasan perkebunan teh sudah kami tindak lanjuti. Pemerintah daerah juga telah turun langsung melakukan pengecekan. Mudah-mudahan ke depan kawasan tersebut semakin tertib dan kondusif,” ungkapnya.

Baca Juga:Kerja Sama Indonesia-Belarus Kian Menguat, Target Nilai Perdagangan Tembus US$500 JutaImplementasi B50 Dinilai Berpotensi Menaikkan Biaya Perawatan Mesin, Meski Perkuat Ketahanan Energi

Aldi kembali mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila masih menemukan praktik premanisme maupun aktivitas serupa yang meresahkan.

“Kami menjamin masyarakat yang datang berlibur ke wilayah Kabupaten Bandung dapat menikmati liburannya dengan aman dan nyaman. Jika masih ada gangguan seperti premanisme atau jukir liar, segera hubungi 110,” tegasnya.

0 Komentar