Sekda Herman Belum Gamblang Jelaskan Anggaran Kerja Sama Sekolah Swasta

Sekda Jabar Herman Suryatman
Sekda Jabar Herman Suryatman. (Dok. Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sekda Jabar Herman Suryatman turut bicara terkait anggaran Program Kerja Sama Sekolah Swasta. Namun ia belum menyampaikan secara detail terkait anggaran tersebut.

Herman menuturkan, terkait anggaran tersebut Pemprov Jawa Barat masih berproses. “Tunggu ini masih berproses. Pak Gubernur memimpin langsung komunikasi kemarin dengan Pak Wamen di Jakarta,” katanya saat ditemui di DPRD Jawa Barat, Senin (22/6).

Herman melanjutkan, secara prinsip Pemprov Jawa Barat akan memprioritaskan kepentingan publik. Khususnya keberlangsungan anak – anak dalam akses pendidikan.

Baca Juga:Festival Musik dan Ekonomi Digital Jadi Mesin Pertumbuhan Baru NasionalKadin Dorong Kemitraan Strategis RI-China untuk Perkuat Industri Masa Depan

“Kepentingan utama kami adalah terhadap akses pendidikan anak – anak di Jawa Barat,” tegasnya.

Terkait anggaran, Herman juga masih belum menguraikan secara detail apakah sudah ada di APBD Murni ataukah nanti menunggu di Perubahan. Itu perihal anggaran program beasiswa untuk program kerja sama dengan sekolah swasta.

“Sebentar lagi perubahan (APBD Perubahan.red). Yang jelas Pak Gubernur sudah menyampaikan. Nanti ada skema optimalisasi sekolah penyangga, ada skema kerja sama sekolah swasta, kemudian SMA terbuka,” jelasnya.

Teknisnya ada di Dinas Pendidikan. “Yang jelas Pak Gubernur akan mengutamakan kepentingan anak bagaimana semua anak usia sekolah terutama SMA SMK mendapatkan haknya untuk bersekolah, mendapatkan pengajaran. Sehingga anak putus sekolah di Jawa Barat bisa ditekan, ” ujarnya.

Sebelumnya, Komisi V DPRD Jawa Barat menilai program kerja sama tersebut belum memiliki alokasi anggaran dalam APBD. Hal itu disampaikan Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung, pada Kamis (18/6).

Ia menjelaskan, rencana kerja sama dengan sekolah swasta tersebut cukup mengejutkan karena belum pernah dibahas sebelumnya, termasuk dengan pihak legislatif di Komisi V.

“Sepengetahuan kami, sejak awal tidak ada rencana kerja sama tersebut,” tegasnya.

Baca Juga:Diduga Meleng, Pemotor Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Cibinong BogorBocah Main Lilin Saat Mati Lampu, 3 Rumah dan 1 Motor Ludes Terbakar di Bojonggede Bogor

Selain menyoroti kebijakan yang dinilai muncul di luar perencanaan awal, Untung juga menyinggung soal pembiayaan program kerja sama dengan sekolah swasta tersebut. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini anggarannya belum tersedia dalam APBD.

“Ya engak ada lah. Belum ada itu. Paling cepat baru bisa dilakukan di perubahan (Perubahan APBD 2026.red),” tegasnya.(son)

0 Komentar