AHY pun menegaskan pembangunan infrastruktur pendidikan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan indeks pembangunan manusia Indonesia.
Selain memastikan bangunan sekolah aman dan nyaman, pemerintah pun turut memperhatikan fasilitas pendukung seperti laboratorium, sarana olahraga, sanitasi, air bersih, serta toilet yang layak bagi siswa maupun guru.
“Kami berharap bangunan-bangunan fasilitas pendidikan, termasuk yang berada di bawah naungan Kementerian Agama, memiliki kondisi yang aman, kokoh, dan layak digunakan untuk proses belajar mengajar,” ujarnya.
Baca Juga:BPBD Kabupaten Bogor Prediksi Puncak Kekeringan Terjadi Agustus-SeptemberKapolda Jabar Cup 2026 : Sempat Tertinggal, Tim Voli Polres Tasikmalaya Menang Telak 3-0 di Laga Perdana
Sebagai informasi, rehabilitasi dan renovasi MTsN 1 Kota Bogor telah dikerjakan sejak 24 November 2025 lalu mencakup pembenahan menyeluruh bangunan sekolah, termasuk pembangunan 23 ruang kelas, toilet baru, area lapangan, serta fasilitas pendukung lainnya.
Dari total 23 ruang kelas yang dibangun dan direnovasi, sebanyak 11 ruang telah selesai dan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Sementara itu, 12 ruang lainnya masih dalam tahap penyelesaian akhir (finishing).
Seluruh pekerjaan rehabilitasi dan renovasi ditargetkan rampung pada 21 Juni 2026 sehingga seluruh ruang kelas dan fasilitas sekolah dapat dimanfaatkan secara optimal pada tahun ajaran 2026/2027.
