Pasca Viral, Fasilitas SMPN 2 Ngamprah Baru Akan Dibenahi

Lingkungan SMPN 2 Ngamprah, Bandung Barat kumuh tak terawat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Lingkungan SMPN 2 Ngamprah, Bandung Barat kumuh tak terawat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

Jabar Ekspres – Sejumlah fasilitas SMP Negeri 2 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang mengalami kerusakan berat bakal direhabilitasi secara bertahap oleh pemerintah daerah.

Sekedar diketahui, sejumlah sarana sekolah mengalami kerusakan, mulai dari toilet yang kotor, papan tulis rusak, kaca jendela pecah, plafon berlubang hingga sejumlah ruangan yang belum tertata dengan baik.

Plt Kepala Dinas Pendidikan KBB, Edy Syafrudin mengatakan, pihak sekolah sebenarnya telah melakukan pemeliharaan terhadap sejumlah fasilitas menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun, penggunaan dana BOS memiliki batasan dan tidak dapat digunakan untuk menangani kerusakan yang masuk kategori berat.

Baca Juga:Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran Gardu Listrik Pabrik Gula di SingaparnaKorban PHK di Cimahi Tak Dibiarkan Terpuruk, Pemkot Dorong Bangkit Lewat Usaha Laundry

“Sekolah sudah melakukan pemeliharaan menggunakan dana BOS. Ada beberapa fasilitas yang sudah diperbaiki, seperti dinding, tempat duduk siswa, kabel listrik dan lainnya. Tetapi untuk kerusakan berat, memang tidak bisa ditangani menggunakan dana BOS,” ujar Edy, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, dana BOS tetap dapat dimanfaatkan untuk pemeliharaan ringan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Edy pun meminta pihak sekolah segera menangani fasilitas yang masih mengalami kerusakan ringan, termasuk bagian tembok atau benteng sekolah.

“Dana BOS untuk pemeliharaan itu maksimal 20 persen dari total anggaran BOS. Jadi kalau kerusakannya masih ringan, bisa dimanfaatkan untuk perbaikan sesuai ketentuan,” katanya.

Sementara itu, sejumlah fasilitas yang sebelumnya viral di media sosial mulai diperbaiki. Papan tulis yang rusak telah diganti, sedangkan pintu sejumlah kamar mandi akan segera diperbaiki.

“Papan tulis yang kemarin disampaikan rusak, hari ini sudah diganti. Kemudian untuk MCK atau kamar mandi, sekolah juga sudah melakukan pengukuran untuk pembuatan atau penggantian pintu,” tuturnya.

Untuk kerusakan berat, Edy memastikan pemerintah daerah akan melakukan rehabilitasi secara bertahap. Tahun ini, tiga ruang kelas SMPN 2 Ngamprah direncanakan mendapatkan rehabilitasi.

Baca Juga:UPI Konsisten Dorong RUU Sisdiknas, Wakil Ketua DPR RI: UPI Paham Persoalan PendidikanDan Bandung Guncang Kota Kembang Selama Dua Hari, Bawa Kisah Cinta Pidi Baiq Pulang ke Rumah

“Tahun ini ada tiga ruang kelas yang akan kita rehabilitasi. Kemudian tahun berikutnya juga akan dilanjutkan rehabilitasi di SMPN 2 Ngamprah,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala SMPN 2 Ngamprah Agus Samsu Permana mengatakan pihak sekolah telah mengusulkan kebutuhan rehabilitasi melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

0 Komentar