Kemarau Belum Usai, Tagana Terus Pasok Air Bersih untuk Warga Tasikmalaya

Petugas saat disttibusikan air bersih/Foto: Istimewa
Petugas saat disttibusikan air bersih/Foto: Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kemarau yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir membuat kebutuhan air bersih masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Tasikmalaya masih tinggi.

Kondisi tersebut mendorong Forum Koordinasi (FK) Tagana Kabupaten Tasikmalaya untuk terus memasok air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Terbaru, FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya kembali mendistribusikan 6.000 liter air bersih kepada warga Desa Kutawaringin, Kecamatan Salawu, Kamis (20/8/2026). Bantuan tersebut menyasar sekitar 238 kepala keluarga (KK) yang tersebar di sejumlah titik.

Baca Juga:Leuwikeris Disiapkan Jadi Destinasi Agrowisata, Infrastruktur Didorong Beri Nilai Tambah EkonomiDua Hari Berturut-turut, Api Sambar Rumah Warga dan Lahan Sampah di Tasikmalaya

Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan pelayanan distribusi air bersih masih terus dilakukan karena permintaan masyarakat hingga kini belum berhenti.

Selama musim kemarau berlangsung, Tagana berupaya merespons setiap permintaan yang masuk sesuai kemampuan dan ketersediaan armada maupun sumber air.

“Selama kemarau belum usai, kami masih terus memasok kebutuhan air bersih masyarakat. Permintaan terus ada karena di sejumlah wilayah sumber air warga mulai berkurang bahkan ada yang mengering,” kata Jembar, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, dengan tambahan distribusi 6.000 liter di Desa Kutawaringin, total air bersih yang telah didistribusikan FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya selama masa kekeringan mencapai 126.000 liter.

Angka tersebut, kata Jembar, belum termasuk distribusi air bersih yang dilakukan oleh unsur lainnya, seperti BPBD Kabupaten Tasikmalaya maupun Perumdam Tirta Sukapura.

“Kalau yang dari Tagana saja sampai hari ini sudah sekitar 126 ribu liter. Itu belum digabung dengan pelayanan yang dilakukan pihak lain (BPBD dan Perumdam Tirta Sukapura). Artinya, kebutuhan air bersih masyarakat memang cukup besar selama kemarau ini,” ujarnya.

Untuk distribusi di Desa Kutawaringin, air bersih disalurkan ke empat titik, yakni Kampung Cikaso 2 RT 02/RW 02, Kampung Babakansari RT 01/RW 02, Kampung Pangalengan 2 RT 05/RW 02, serta Kampung Pangalengan 1 RT 04/RW 02.

Baca Juga:Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan IndonesiaSambut HUT RI di Aspol Tasikmalaya, Polisi dan Warga Adu Seru Lomba Tradisional

Jembar menegaskan Tagana akan terus melakukan pelayanan selama masih terdapat masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, distribusi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengurangi dampak kekeringan yang semakin terasa di tengah musim kemarau.

“Kami akan terus bergerak selama masih ada permintaan dan masyarakat membutuhkan. Air bersih ini merupakan kebutuhan dasar, sehingga pelayanan harus tetap berjalan,” katanya.

0 Komentar