JABAR EKSPRES – Sebanyak 48.132 kursi disiapkan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat untuk pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang akan mulai dibuka pada 19 Juni 2026.
Kuota tersebut terdiri atas sekitar 31.000 kursi untuk jenjang sekolah dasar (SD) negeri dan 17.132 kursi untuk sekolah menengah pertama (SMP) negeri yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Edy Syafrudin, mengatakan kuota tersebut disiapkan untuk mengakomodasi kebutuhan peserta didik baru pada tahun ajaran mendatang.
Baca Juga:Persebaya Rayakan Hari Jadi ke-99 dengan Semangat 'Persebaya untuk Semua'Genjot Serapan Telur dan Ayam untuk Program MBG, Harga Peternak Mulai Terdongkrak
“Total kuota yang kami siapkan tahun ini mencapai 48.132 kursi, terdiri atas sekitar 31 ribu kursi untuk SD negeri dan 17.132 kursi untuk SMP negeri yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat,” kata Edy, Kamis (18/6/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan SPMB jenjang SD akan dibuka mulai 19 Juni hingga 3 Juli 2026. Sementara untuk jenjang SMP, pendaftaran jalur domisili berlangsung pada 19-25 Juni 2026, sedangkan jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi dibuka pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026.
Pelaksanaan SPMB tahun ini masih dilakukan secara daring melalui laman resmi SPMB Kabupaten Bandung Barat. Sistem tersebut telah diterapkan selama empat tahun terakhir sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi SPMB Kabupaten Bandung Barat. Sistem ini sudah berjalan selama empat tahun dan terus kami tingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin mudah dan transparan,” ujarnya.
Untuk memastikan proses pendaftaran berjalan lancar, Dinas Pendidikan juga telah menyiapkan berbagai dukungan infrastruktur teknologi, termasuk kapasitas server yang memadai guna mengantisipasi tingginya akses masyarakat saat masa pendaftaran berlangsung.
Selain itu, uji coba sistem juga telah dilakukan selama beberapa pekan terakhir guna memastikan seluruh fitur dapat berjalan optimal sebelum pendaftaran resmi dibuka.
“Kami telah melakukan uji coba sistem selama kurang lebih tiga minggu. Hasilnya berjalan baik, kapasitas server siap digunakan dan masyarakat juga cukup mudah memahami mekanisme pendaftaran yang tersedia,” katanya.
Baca Juga:Freeport Percepat Perpanjangan Izin Tambang, Draf Divestasi Saham Sudah Diserahkan ke Pemerintah3 Kecamatan di Kabupaten Bogor Dilanda Kekeringan, Ribuan Jiwa Terdampak
Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat berharap pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan pendidikan.
