JABAR EKSPRES – Aparat kepolisian, hingga kini terus melakukan proses penyelidikan terhadap pelaku pembakaran bendera merah putih yang terjadi di beberapa wilayah Kota Bandung.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, bahwa jajaranya tidak akan diam untuk memburu pelaku.
“Terkait dengan adanya beberapa informasi yang disampaikan ada pembakaran bendera merah putih. Ini kita akan lakukan penelusuran dan penyelidikan,” ungkapnya, Jum’at (7/8).
Baca Juga:Walau Persib Kalah di Final Piala Presiden, Bobotoh Tasikmalaya Gembira Bawa Pulang Sepeda Listrik dari PolresKorsleting Diduga Jadi Pemicu, Kebakaran Hebat Hanguskan 11 Rumah dan Sekolah di Sodonghilir
Berdasarkan informasi yang didapat, aksi pembakaran bendera merah putih yang terjadi di beberapa wilayah Kota Bandung tersebut, sempat viral di media sosial.
Melalui unggahan video yang dilihat di media sosial, terlihat seseorang yang menggunakan hoodie serta tas ransel, nekat melakukan aksinya terhadap sebuah bendera merah putih yang tengah terpasang salah satu rumah warga.
Maka dengan adanya hal tersebut, Hendra mengaku akan terus memburu serta memproses hukum terhadap pelaku.
“Apabila nanti bisa kita buktikan, pelaku ini akan kita proses secara hukum. Tentu ini (telah) menimbulkan kegaduhan. Tadi kita sampaikan bahwa tindakan-tindakan yang bisa memprovokasi, memecah belah bangsa akan kita tindak dengan keras dan tegas,” imbuhnya.
Sebelumnya, aksi seseorang yang nekat melakukan pembakaran bendera merah putih di salah satu rumah warga di Gang Moch Fatah, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, viral di media sosial.
Peristiwa yang diduga terjadi pada 2 Agustus 2026 sekitar pukul 04.30 Wib tersebut, menurut Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton, bahwa jajaranya melalui Polsek Andir, kini tengah melakukan proses penyelidikan.
“Saat ini sudah dilakukan penyelidikan oleh anggota kami, gabungan dari Polrestabes Bandung maupun dari Polsek Andir. Kami mohon infonya, mohon bantuannya juga. Saat ini untuk yang diduga pelaku masih dalam tahap penyelidikan kami untuk menangkap yang bersangkutan,” ucapnya, Rabu, (5/8).
