JABAR EKSPRES – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Bhakti Kencana (UBK) Kelompok 12 melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di RW 08 Desa Mandalahaji, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung.
Kegiatan yang dilaksanakan selama periode KKN ini mengusung tema peningkatan kesehatan, kepedulian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Pelaksanaan KKN Tematik dibimbing oleh Dr. apt. Yani Mulyani, M.Si., Hj. Diana Ulfah, S.Kp., M.Kep., Sumbara, S.Kep., Ners., M.Kep., Ira Adiyati Rum, M.Si., Dr. apt. Agus Sulaeman, M.Si., Bdn. Yanyan Mulyani, SST., MM., M.Keb., Ns. Ahmad Mustopa, S.Kep., M.Kep., dan Ira Hasianna Rambe, S.I.Kom., M.I.Kom.
Baca Juga:Mahasiswa KKN dan Dosen Bhakti Kencana University Memberikan Edukasi Penanggulangan TB Paru di Desa LamajangRemaja Ceria Tingkatkan Pengetahuan Pencegahan Anemia pada Siswa Kelas IX SMPN 1 Rancabali
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pemerintah Desa Mandalahaji, perangkat desa, kader kesehatan, serta warga RW 08 sebagai mitra dalam mendukung keberhasilan program pengabdian kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil observasi dan diskusi bersama masyarakat, mahasiswa mengidentifikasi beberapa permasalahan yang menjadi prioritas, di antaranya pengelolaan sampah yang belum optimal, pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang masih terbatas, serta perlunya edukasi mengenai pencegahan pernikahan dini.
Oleh karena itu, mahasiswa menyusun sejumlah program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Salah satu program unggulan yang dilaksanakan adalah PHBS ceria bagi anak-anak PAUD dan TK.
Melalui permainan edukatif, video pembelajaran, serta praktik mencuci tangan dan menyikat gigi yang benar, mahasiswa memperkenalkan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak usia dini.
Anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berpartisipasi dalam setiap sesi pembelajaran.
Program berikutnya adalah edukasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan ini meliputi penyuluhan mengenai manfaat TOGA, pembagian bibit tanaman, booklet edukasi, serta monitoring ke rumah warga untuk melihat pemanfaatan tanaman obat yang telah dibagikan.
Baca Juga:Dosen dan Mahasiswa Bhakti Kencana University Perkuat Edukasi Kesehatan Melalui Gerakan "SATE PADANG"Mahasiswa KKN Tingkatkan Kapasitas Kader Desa Alamendah Melalui Pelatihan dan Edukasi Penyakit Tidak Menular
Ketua RT 24 menyampaikan bahwa penyuluhan tersebut memberikan pengetahuan baru mengenai manfaat tanaman obat dan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber tanaman herbal keluarga.
Mahasiswa juga menyelenggarakan sosialisasi pencegahan pernikahan dini bekerja sama dengan bidan desa.
