“Kami mengapresiasi tanggapan dari DPKP Kota Cimahi, khususnya Kepala Dinas yang merespons aspirasi mahasiswa secara terbuka dan positif. Ini menunjukkan adanya komitmen untuk menjaga transparansi serta membangun komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat,” kata Zulkifli.
Menurut dia, aspirasi yang disampaikan mahasiswa bukan dimaksudkan untuk menciptakan kegaduhan. Penyampaian kritik tersebut, kata dia, merupakan bentuk kepedulian terhadap tata kelola pemerintahan agar tetap berjalan secara bersih dan akuntabel.
Zulkifli juga menekankan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah serta menyerahkan proses klarifikasi maupun pengawasan kepada mekanisme yang berlaku. Ia berharap komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjaga secara konstruktif.
Baca Juga:Pria di Tajurhalang Bogor Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Terlilit UtangSapi Simental 1 Ton Bantuan Presiden Prabowo Siap Dikurbankan di Bogor
“Kami berharap semua pihak dapat menjaga situasi tetap kondusif. Aspirasi harus menjadi ruang perbaikan bersama, bukan untuk saling menjatuhkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, SMHI mendukung penguatan sistem pengawasan internal dan transparansi di setiap instansi pemerintahan sebagai upaya menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah daerah. (mong)
