Informasi mengenai adanya dua mahasiswi UNPAD menjadi korban itu, terungkap setelah warga membandingkan pakaian yang dikenakan para korban.
“Warga membandingkan warna baju mahasiswi. Ternyata ada dua mahasiswi yang menjadi korban dalam satu gang yang sama,” jelas Iwey.
“Diperkirakan dua kejadian tersebut terjadi dalam rentang waktu sekitar 10 menitan,” tambahnya.
Baca Juga:31 Ribu Kendaraan Serbu Puncak Bogor Saat Long Weekend, Arus Kini Normal Dua ArahWacana KDM Soal Jalan Provinsi Berbayar, Bupati Tasikmalaya Merespon Begini
Iwey menyampaikan, lokasi kejadian penodongan hingga pelindasan yang dilakukan pelaku terhadap korban, kondisi penerangannya memang minim meski berada dekat jalan raya.
Kondisi gang yang diapit tembok tinggi di sisi kiri dan kanan pun, membuat situasi cukup sepi ketika malam hari.
“Gangnya kiri-kanan benteng yang tinggi dan minim penerangan,” imbuhnya.
“Pihak desa selalu rutin melakukan upaya pengamanan lingkungan bersama warga dan karang taruna,” pungkas Iwey. (Bas)
