JABAR EKSPRES – Upaya penyelundupan narkoba ke dalam penjara kembali terjadi dengan modus lemparan dari luar tembok pengamanan.
Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banceuy Bandung menemukan bungkusan mencurigakan di area branggang yang diduga kuat merupakan barang haram pesanan narapidana.
Penemuan di Penjara Banceuy ini membuktikan bahwa pengawasan ketat menjadi kunci utama dalam memutus rantai peredaran gelap di lingkungan pemasyarakatan.
Baca Juga:Perumda Tirtawening Diduga Buang Limbah Domestik ke Saluran Air Taman Kota, Kenyamanan Warga Terusik!Ratusan Karyawan Nabati Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah
Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy Eris Ramdani memimpin langsung pemeriksaan temuan tersebut setelah petugas mendeteksi benda asing di zona sterilisasi.
Penemuan terjadi pukul 09.24 WIB saat personel melakukan penyisiran rutin di area pos satu dan pos dua branggang.
Bungkusan tersebut dibalut lakban coklat rapat untuk menyamarkan isinya dari pantauan mata petugas penjara yang berjaga.
Kronologi Penyelundupan Narkoba di Area Branggang
Eris menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran barang terlarang di dalam institusi yang ia pimpin.
Penyelundupan narkoba ini terdeteksi berkat kejelian petugas yang melihat benda asing tergeletak di jalur rawan.
Pihak internal langsung mengamankan lokasi guna memastikan tidak ada barang lain yang masuk ke area blok hunian melalui celah pagar pembatas.
Kronologi penemuan barang mencurigakan tersebut pukul 09.24 wib, saat petugas melakukan pengecekan keamanan di area pos 1 dan pos 2 branggang, menemukan barang dalam balutan lakban coklat.
Baca Juga:Bosan Macet Yuk Intip Serunya Liburan Mewah di L’Eminence Golf & Resort LembangLambannya Kinerja DLH Kabupaten Bandung Picu Lautan Sampah di Pasar Baleendah
‘’ Kemudian ketika dicek dan dibuka petugas disaksikan saya secara langsung berisi narkoba,” jelas Eris Ramdani didampingi Plh KA KPLP Lapas Banceuy Dia Vriana Syamsuati, Rabu 13 Mei 2026.
Kewaspadaan personel ditingkatkan secara masif setelah insiden penyelundupan narkoba ini terungkap ke permukaan.
Kalapas menegaskan bahwa seluruh area tanpa terkecuali kini berada dalam pengawasan ketat selama dua puluh empat jam penuh.
Langkah antisipatif dilakukan untuk menutup segala potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang dipicu oleh masuknya zat adiktif berbahaya.
“Dengan penemuan ini, kami menjadi waspada dan terus melakukan penjagaan dan pengawasan di seluruh area Lapas Banceuy,” tegas Eris.
Hasil Uji Laboratorium dan Koordinasi BNNP Jawa Barat
Tim pengamanan saat ini sedang menelusuri rekaman kamera pengawas untuk mengidentifikasi pelaku pelemparan dari luar pagar Lapas.
