Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam 4 Meter di Cimahi Selatan

Petugas Damkar Cimahi dan Warga saat Melakukan Evakuasi pada Jenazah Bocah 5 Tahun yang Tenggelam disebuah Kol
Petugas Damkar Cimahi dan Warga saat Melakukan Evakuasi pada Jenazah Bocah 5 Tahun yang Tenggelam disebuah Kolam di Cimahi Selatan (Damkar Cimahi)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang anak berusia 5 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah kolam di kawasan Kampung Lembur Sawah, RT 002 RW 012, Kelurahan Utama, Cimahi Selatan, pada Rabu (6/5/2026).

Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada siang hari. Berdasarkan informasi dari petugas, laporan pertama diterima sekitar pukul 14.30 WIB.

Tim dari Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi kemudian bergerak cepat ke lokasi dan mulai melakukan penanganan lima menit kemudian, tepatnya pukul 14.35 WIB. Proses evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 15.30 WIB.

Baca Juga:de Braga by ARTOTEL Tawarkan Ruang Meeting Berkonsep Heritage dengan Fasilitas Modern di BandungDedi Mulyadi Kirab Budaya di Kabupaten Tasikmalaya, Ubah Rute dari Kampung Naga ke Gebu

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, menjelaskan bahwa tim langsung melakukan penyisiran di dasar kolam untuk mencari korban.

“Untuk Tindakan, kami melakukan Penyisiran di dasar kolam dengan kedalaman air ± 8m dan Evakuasi Korban Meninggal Dunia,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Dalam proses penyelamatan, petugas menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya tali karmantel dan kacamata google (snorkle). Setelah korban ditemukan, tim segera melakukan pertolongan pertama dengan mengecek denyut nadi serta melakukan tindakan lanjutan.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Korban yang diketahui bernama HFI dinyatakan telah meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat. Jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Aep.

Proses pencarian dan evakuasi tidak berjalan sepenuhnya mulus. Aep mengungkapkan adanya kendala di lapangan, terutama kondisi air kolam yang keruh dan kotor sehingga menyulitkan visibilitas saat penyisiran dilakukan.

“Proses penyisiran dan evakuasi berlangsung cepat meski kondisi air kolam keruh dan kotor menjadi hambatan utama,” kata Aep.

Baca Juga:GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Angkat Nama Indonesia di Panggung Motorsport GlobalGandeng DTPH Jabar, Sespimma Polri Angkatan ke- 75 T.A. 2026 Pokjar 5, Gelar KKP

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, khususnya di lingkungan yang memiliki potensi bahaya seperti perairan.

Aep menegaskan bahwa kolam dengan kedalaman empat meter sangat berisiko bagi anak usia balita jika tidak berada dalam pengawasan orang dewasa.

“Kolam dengan kedalaman 4 meter sangat berbahaya bagi anak usia balita tanpa pengawasan orang dewasa,” ucap Aep menutup. (Mong)

0 Komentar