JABAR EKSPRES – de Braga by ARTOTEL menawarkan pengalaman penyelenggaraan acara yang berbeda melalui konsep ruang pertemuan yang memadukan karakter historis kawasan Braga dengan fasilitas kekinian.
Hotel butik ini memiliki enam ruang pertemuan (Meetspace A–F) dengan kapasitas yang dapat disesuaikan, mulai dari pertemuan kecil hingga acara berskala menengah. Setiap ruang dirancang fleksibel dengan berbagai pilihan tata letak seperti kelas, teater, maupun meja bundar.
Tak hanya menyediakan ruang, de Braga by ARTOTEL juga menghadirkan paket acara yang menyeluruh. Mulai dari meeting setengah hari, full day meeting, hingga penyelenggaraan acara sosial seperti lamaran, pernikahan intim, pameran, pasar kreatif, dan kegiatan komunitas.
Baca Juga:Dedi Mulyadi Kirab Budaya di Kabupaten Tasikmalaya, Ubah Rute dari Kampung Naga ke GebuGT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Angkat Nama Indonesia di Panggung Motorsport Global
Dengan harga mulai Rp350.000 per orang, tamu dapat menikmati paket setengah hari yang mencakup penggunaan ruang selama empat jam, satu kali coffee break, makan siang atau malam, serta fasilitas audio visual dan perlengkapan meeting lengkap.
Selain itu, tersedia pula paket full board meeting dengan durasi lebih panjang dan tambahan sesi coffee break, dilengkapi sajian kuliner beragam yang dikurasi khusus untuk menunjang pengalaman acara.
General Manager de Braga by ARTOTEL, Tri Wenda Agus Setyabudi, menyatakan pihaknya ingin menghadirkan ruang meeting yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki karakter dan mampu memberikan pengalaman berkesan bagi setiap tamu.
Terletak di Jalan Braga No. 10, Bandung, de Braga by ARTOTEL mengusung konsep hotel butik dengan sentuhan artistik dan nuansa heritage. Hotel ini dilengkapi 112 kamar, restoran 24 jam, ruang pertemuan, kolam renang, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Sebagai bagian dari Artotel Group, de Braga by ARTOTEL turut mendukung pengembangan industri kreatif melalui kolaborasi dengan seniman lokal, sekaligus menghadirkan pengalaman menginap dan beraktivitas yang menyatu dengan budaya setempat.
