Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menyebut capaian tersebut lahir dari kerja kolektif seluruh personel yang bertugas selama operasi berlangsung.
“Prestasi ini adalah hasil kerja keras, dedikasi, dan loyalitas seluruh personel di lapangan yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” kata Aldi, Selasa (5/5/2026).
Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pelayanan terbaik bukan hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga soal bagaimana masyarakat merasa terlayani dan percaya.
Baca Juga:Nobar Berujung Maut, Bobotoh Muda di Tasikmalaya Tewas Diduga DikeroyokGubernur Ahmad Luthfi dan Sungai Watch Bakal Kolaborasi Bersihkan Sampah Sungai di Jateng
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama Operasi Ketupat Lodaya 2026,” lanjutnya.
Namun bagi Aldi, capaian ini bukan garis akhir. Ia menegaskan keberhasilan tersebut justru menjadi tantangan untuk terus beradaptasi.
“Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berinovasi, menjaga kekompakan, serta meningkatkan profesionalisme dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tutupnya.
Di tengah perubahan pola komunikasi publik, kemenangan Polresta Bandung menunjukkan satu hal yakni pengamanan masa kini bukan hanya tentang petugas yang berjaga di persimpangan, tetapi juga tentang bagaimana institusi hadir cepat, terbuka, dan relevan di tengah masyarakat yang bergerak semakin digital.
Karena pada akhirnya, rasa aman di perjalanan bukan hanya lahir dari penjagaan di jalan tetapi juga dari informasi yang sampai tepat waktu, saat paling dibutuhkan.
