Waktu Tunggu Haji Jadi 26 Tahun, Warga KBB Dipaksa Menunggu Seperempat Abad

Antrean Haji Jadi 26 Tahun, Warga KBB Dipaksa Menunggu Seperempat Abad
Jemaah haji asal Kabupaten Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ketidakpastian waktu keberangkatan mulai dikeluhkan warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) setelah masa tunggu haji membengkak hingga 26 tahun.

Kondisi ini membuat resah calon jemaah yang harus menunda rencana berangkat lebih lama dari perkiraan awal.

Salah satunya dirasakan Asri (45), calon jemaah asal Kecamatan Cihampelas. Ia mengaku kaget setelah mengetahui estimasi keberangkatannya mundur cukup jauh dibanding saat pertama kali mendaftar.

Baca Juga:Tak Penuhi Kuota, Jemaah Haji KBB yang Berangkat Hanya 89 OrangTren Haji Muda Meningkat, Puluhan Anak di KBB Daftar Sejak Usia 12 Tahun

“Waktu daftar dulu sekitar 20 tahunan, masih terasa dekat. Sekarang jadi 26 tahun, rasanya makin jauh dan harus banyak bersabar,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Menurut Asri, lamanya masa tunggu bukan hanya soal waktu, tetapi juga menyangkut kesiapan fisik dan kondisi di masa depan. Ia khawatir faktor usia bisa menjadi kendala saat waktunya tiba.

“Kalau terlalu lama, takutnya sudah tidak kuat atau ada kendala lain. Harapannya sih tetap bisa berangkat dalam kondisi sehat,” katanya.

Diketahui, kebijakan baru dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memang membawa perubahan signifikan terhadap masa tunggu haji di berbagai daerah, termasuk di KBB.

Pemerintah menetapkan penyamarataan masa tunggu secara nasional dengan target rata-rata sekitar 26 tahun, guna mengurangi ketimpangan antrean antardaerah.

Kepala Kantor Kemenhaj KBB, Enjah Sugiarto, menyebut kebijakan tersebut berdampak langsung pada penyesuaian daftar tunggu di wilayahnya.

“Sekarang ada kebijakan penyamarataan waiting list secara nasional dengan rata-rata sekitar 26 tahun. Jadi untuk Bandung Barat ikut menyesuaikan dari sebelumnya sekitar 21 tahun,” katanya saat dikonfirmasi.

Baca Juga:BPIH 2026 Tembus Rp91 Juta, Sejumlah Calon Jemaah Haji KBB Tunda Pelunasan487 Jemaah Haji KBB Gagal Berangkat Gegara Kuota Dipangkas, Padahal Sudah Jalani MCU

Selain itu, perubahan juga terjadi pada kuota keberangkatan. Kuota haji untuk KBB turun drastis dari sebelumnya 1.066 jemaah menjadi hanya 168 jemaah per tahun.

Penurunan kuota ini menjadi salah satu faktor utama yang membuat antrean semakin panjang, karena jumlah jemaah yang diberangkatkan setiap tahun jauh lebih sedikit.

“Dengan sistem baru ini, kuota kita memang turun cukup jauh. Dari sebelumnya lebih dari seribu, sekarang hanya sekitar seratusan jemaah per tahun,” ujar Enjah.

Meski menuai keluhan, pemerintah menilai kebijakan ini sebagai langkah untuk menciptakan pemerataan kesempatan ibadah haji secara nasional.

0 Komentar