JABAR EKSPRES – Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Siti Muntamah menyambut baik rencana pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) yang dilakukan Pemprov Jawa Barat di 2026. Menurutnya hal itu juga untuk mendukung pemerataan akses pendidikan.
Politikus PKS itu menguraikan, pembangunan sekolah baru itu tentu bagian dari upaya menekan daerah yang selama ini kesulitan dalam akses pendidikan. Ataupun kalau ada harus bersaing.
Makanya pembangunan USB masih cukup diperlukan di Jawa Barat. Hadirnya sekolah baru masih sangat dinantikan masyarakat.
“Tentu prioritasnya adalah daerah blank spot,” cetusnya, Selasa (21/4/2026).
Baca Juga:Komisi V DPRD Jawa Barat Ingatkan Ketersediaan Akses Jalan Saat Bangun Sekolah Sekolah Rakyat Kota Bogor Ditargetkan Mulai Dibangun Tahun Ini di Rancamaya, Tampung hingga 1.080 Siswa
Perempuan yang akrab disapa Umi Oded itu melanjutkan, untuk Kota Bandung saja keberadaan sekolah negeri juga belum sepenuhnya merata.
Contohnya kawasan Mandala Jati dan Antapani yang selama ini harus berbagi kapasitas sekolah, sehingga banyak siswa kesulitan mendapatkan tempat.
Dengan hadirnya USB, diharapkan pemerataan akses pendidikan bisa lebih nyata. “Ini untuk masyarakat juga,” jelasnya.
Menurut Umi Oded, pembangunan sekolah baru juga menjadi jawaban atas meningkatnya jumlah anak usia sekolah di Jawa Barat. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan anggaran tetap besar.
Dari total APBD Jawa Barat sekitar Rp27 triliun, sektor pendidikan sudah menyerap lebih dari Rp10 triliun. Angka itu masih belum cukup untuk menutup seluruh kebutuhan, termasuk sarana pendukung seperti laboratorium dan perangkat digital. “Sarpras masih perlu ditunjang,” katanya.
Di sisi lain, rencana pembangunan USB itu disampaikan Kadisdik Jawa Barat Purwanto saat di Bogor, Kamis pekan lalu. Setidaknya ada 24 USB lagi yang akan dibangun pada APBD 2026. Rinciannya, 17 SMA, 4 SMK dan 3 SLB.
Itu tersebar di kota/kabupaten yang ada di Jawa Barat dengan alokasi anggaran untuk USB sekitar Rp112,5 miliar.
Baca Juga:Dedi Mulyadi Bakal Bangun Sekolah Maung, DPRD Jabar: Kami Belum Diajak KomunikasiBakal Bangun Sekolah Rakyat Permanen, Dinsos Bandung Butuh Lahan 5 Hektare?
Proyeksinya, pembangunan USB itu bisa menampung sekitar 5 ribu siswa, sehingga makin meratakan akses pendidikan bagi warga Jawa Barat. (son)
