JABAR EKSPRES – Kondisi Jalan Narogong di Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor kini gelap gulita akibat Proyek PJU yang gagal berfungsi secara optimal bagi masyarakat luas.
Otoritas transportasi Provinsi Jawa Barat membiarkan tiang penerangan jalan yang baru saja terpasang itu mati tanpa memberikan manfaat nyata bagi pengguna jalan.
Padahal alokasi anggaran yang dikelola Unit Pelayan Teknis Daerah Wilayah Satu ini mencapai angka fantastis di tengah buruknya realisasi pelayanan fasilitas publik.
Baca Juga:Mobil Mewah Hancur Pemkot Bandung Gagal Laksanakan Mitigasi Pohon TumbangAmbisi Dedi Mulyadi Satukan Halaman Gedung Sate dan Gasibu Telan Belasan Miliar
Pengadaan lampu jalan ini seharusnya menjadi prioritas utama demi menjamin keamanan warga yang melintasi jalur rawan kecelakaan di wilayah Kabupaten Bogor tersebut.
Skandal Anggaran Proyek PJU dan Kegagalan Teknis Dishub Jabar
Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Anggaran 2025, anggaran fantastis senilai Rp32,7 miliar telah digelontorkan demi mendanai pengerjaan infrastruktur Proyek PJU itu.
Rakyat dipaksa memaklumi kegagalan teknis meski dana puluhan miliar rupiah sudah tersedot untuk pemasangan tiang setinggi sembilan meter lengkap dengan teknologi LED Smart.
Instansi pengelola prasarana perhubungan seolah tidak berdaya memastikan 1023 unit lampu yang dibeli melalui sistem E-Purchasing tersebut berfungsi normal sejak awal pemasangan dilakukan.
Proyek PJU yang menggunakan spesifikasi lampu 60 Watt ini dengan tiang ornamen justru hanya menjadi pajangan besi tua yang berdiri kaku di sepanjang jalur Narogong yang mencekam.
Sistem pemesanan berdasarkan rekanan E-Catalog seharusnya menjamin kualitas barang, namun realita di lapangan menunjukkan Proyek PJU ini dikerjakan dengan perencanaan yang sangat amatir.
Masyarakat mempertanyakan efektivitas pengawasan kerja dari para pejabat yang berwenang dalam memantau setiap titik lampu yang telah dibayar menggunakan uang pajak rakyat tersebut.
Baca Juga:Proyek Kawasan Olahraga Rancabungur Jadi Solusi Pusat Ekonomi Baru BogorASN Kabupaten Bogor Mulai Hemat Energi Lewat Skema Kerja WFH
Dalih Klasik Pemeliharaan Proyek PJU dan Lemahnya Pengawasan Lapangan
Pengawas Transportasi Darat UPTD PPP LLAJ Wilayah 1, Rakhmanita mengatakan, proyek tersebut dikerjakan berdasarkan paket dan bukan per ruas jalan yang ada di lapangan.
Ia memberikan keterangan bahwa pemasangan telah dilaksanakan sejak November 2025 lalu dengan total 1.023 unit yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor saat ini.
Meskipun ribuan titik diklaim telah terpasang, kenyataan pahit tetap harus ditelan warga karena Proyek PJU di ruas jalan strategis ini masih menyisakan masalah besar.
