JABAR EKSPRES – Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama berbagai komplikasi serius, seperti stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, dan gangguan pembuluh darah.
Penyakit ini sering disebut sebagai silent killer karena banyak penderitanya tidak merasakan gejala apa pun hingga muncul komplikasi yang membahayakan.
Rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan tekanan darah secara rutin serta kurangnya penerapan pola hidup sehat menjadi faktor yang menyebabkan hipertensi sering terlambat diketahui.
Baca Juga:Mahasiswa KKN Edukasi Warga Kampung Cisereuh Manfaatkan TOGA, Kenalkan Sabun Cuci Tangan Ramah LingkunganAjak Anak Hindari Minuman Berwarna, Mahasiswa KKN UBK Edukasi Siswa SDN Cibogo Lewat Program "JAGA WARNA"
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi yang tinggi di Indonesia.
Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan serta deteksi dini perlu terus dilakukan agar masyarakat lebih memahami pentingnya menjaga tekanan darah tetap normal.
Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 2 Universitas Bhakti Kencana yang terdiri dari Fahri Husaini, Windi Fitri Rahayu, Siti Sopiah Rahmawati, Alya Putri Yunita, Angelica Fitriyani Putri, Laelatul Dwi Fitri Rosida, Kautsar Candra Setiawan, Marshanda Agustin, Muhammad Wira P, Moh. Arief Alamsyah, Shinta Amelia, Septriamalita, Silvy Sopyah, Kholil Abdullah, M.Rafha Aryanu, Qorin Akmal Maulana, Mauliya Lusiani, Nanda Nadiyah Fadillah S, Pandu Artifia Saputra, Siti Maria Nurpatimah, Delia Septianti, Neng Fitri Nur Rohimah, Dimas Mochamad Fauzan, Eneng Putri Asri Rahayu, Salma Wulandari, Nasila Dwi Kartika menyelenggarakan kegiatan SEHATI ALAMENDAH (Sehat Bersama Alamendah) di Desa Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.
Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi sekaligus memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis berupa pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sewaktu (GDS).
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan oleh pembawa acara serta sambutan dari Ketua KKN, perwakilan kader kesehatan, dan Ketua RW.
Sebelum penyampaian materi, peserta mengisi kuesioner pretest untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mengenai hipertensi.
Pada sesi penyuluhan, mahasiswa menyampaikan materi mengenai definisi hipertensi, alasan mengapa masyarakat harus waspada terhadap hipertensi, dampak fatal apabila tekanan darah tidak dikontrol, gejala-gejala yang sering diabaikan, pentingnya melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin, serta cara mengubah pola hidup melalui penerapan pola makan sehat, mengurangi konsumsi garam, rutin beraktivitas fisik, menghindari rokok, mengelola stres, menjaga berat badan ideal, dan melakukan kontrol kesehatan secara berkala.
