Ambisi Dedi Mulyadi Satukan Halaman Gedung Sate dan Gasibu Telan Belasan Miliar

Proyek penataan Halaman Gedung Sate senilai Rp15 miliar dimulai. Dedi Mulyadi targetkan integrasi kawasan Gasi
Proyek penataan Halaman Gedung Sate senilai Rp15 miliar dimulai. Dedi Mulyadi targetkan integrasi kawasan Gasibu sebagai simbol kewibawaan pusat pemerintahan Jabar.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi memulai proyek integrasi kawasan Halaman Gedung Sate dengan Lapangan Gasibu demi memperkuat kewibawaan pusat pemerintahan.

Dana atau alokasi dana sebesar belasan miliar rupiah telah disiapkan untuk mengubah wajah ikon Jawa Barat ini menjadi lebih terbuka.

“Sekarang masih dilaksanakan persiapan,” tegas Kepala Dinas Kominfo Jawa Barat Mas Adi Komar saat dikonfirmasi pada Rabu (8/4).

Baca Juga:Proyek Kawasan Olahraga Rancabungur Jadi Solusi Pusat Ekonomi Baru BogorASN Kabupaten Bogor Mulai Hemat Energi Lewat Skema Kerja WFH

Pekerjaan fisik di Halaman Gedung Sate terlihat mulai berjalan dengan pembongkaran paving taman serta pemindahan berbagai jenis tanaman hias oleh sejumlah pekerja lapangan.

Gubernur Dedi Mulyadi menargetkan area ini menjadi sumbu utama yang menyatukan perkantoran gubernur dengan ruang publik melalui penghapusan sekat fisik.

Proyek Plaza Halaman Gedung Sate Gunakan Anggaran Belasan Miliar

Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Jawa Barat, lelang jasa konsultasi pengawasan proyek plaza ini telah dialokasikan senilai Rp464 juta.

Proyek ambisius di Halaman Gedung Sate ini diproyeksikan bakal menelan biaya konstruksi yang jauh lebih besar berdasarkan rencana umum pengadaan yang ada.

“Desain ada seiring dengan kontrak,” cetus Mas Adi Komar menjelaskan status teknis terkini dari proyek penataan kawasan tersebut.

Data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP mengungkap Biro Umum mengalokasikan finansial senilai Rp15,037 miliar untuk pekerjaan Plaza Area Depan Gedung Sate – Gasibu.

Penataan Halaman Gedung Sate ini ditargetkan tuntas sepenuhnya pada 6 Agustus 2026 mendatang.

Baca Juga:Strategi Rudy Susmanto Percepat Pembangunan Kabupaten Bogor Lewat Jalur Tambang KhususStrategi Rudy Susmanto Bawa Kabupaten Bogor Tembus Tiga Besar Termaju Jawa Barat

“Ini jadi satu sumbu utama,” tutur Kepala Bagian Tata Usaha Biro Umum Jawa Barat Winny Citra saat menjelaskan konsep pengembalian poros jalan.

Fungsi Publik Halaman Gedung Sate dan Kritik Skala Prioritas

Gagasan besar ini bertujuan mengembalikan identitas pemerintahan Jawa Barat agar lebih representatif dan nyaman bagi pejalan kaki yang mengakses kawasan tersebut.

Halaman Gedung Sate seluas 14.642 meter persegi akan diratakan menjadi area berumput dengan tiang bendera pusat sebagai identitas utama Plaza.

“Nanti jadi ruang publik juga, jadi lebih terbuka nyaman dan ramah pejalan kaki,” beber Winny Citra terkait fungsi sosial dari penataan area tersebut.

0 Komentar