ASN Kabupaten Bogor Mulai Hemat Energi Lewat Skema Kerja WFH

Ribuan ASN Kabupaten Bogor mulai bekerja dari rumah demi efisiensi energi namun layanan publik esensial dipast
Ribuan ASN Kabupaten Bogor mulai bekerja dari rumah demi efisiensi energi namun layanan publik esensial dipastikan tetap beroperasi normal.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Daerah secara resmi memulai uji coba sistem bekerja dari rumah bagi ASN Kabupaten Bogor untuk mendorong efisiensi penggunaan energi nasional.

Kebijakan ini menjadi terobosan baru dalam manajemen birokrasi guna mengurangi beban operasional kantor tanpa menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat luas.

Sekretaris Daerah Ajat Rochmat Jatnika mengonfirmasi pelaksanaan hari pertama penyesuaian lokasi tugas ini berjalan tertib dan tetap terkendali di seluruh instansi.

Baca Juga:Strategi Rudy Susmanto Percepat Pembangunan Kabupaten Bogor Lewat Jalur Tambang KhususStrategi Rudy Susmanto Bawa Kabupaten Bogor Tembus Tiga Besar Termaju Jawa Barat

Data menunjukkan sekitar 2.130 pegawai atau setara 10 persen dari total personel telah menjalankan tugas secara jarak jauh.

“Pada minggu ini kita melaksanakan Work From Home untuk pertama kalinya di hari Jumat. Dari data yang ada, sekitar 2.130 ASN atau kurang lebih 10 persen menjalankan WFH,” ujar Ajat pada Sabtu, 11 April 2026.

Prioritas Layanan Publik Terjaga Selama WFH ASN Kabupaten Bogor

Setiap perangkat daerah wajib menyusun rencana kerja harian secara rinci guna menjamin aktivitas pemerintahan tidak terhambat selama pemberlakuan aturan baru tersebut.

ASN Kabupaten Bogor tetap diwajibkan memberikan laporan progres kinerja secara berkala kepada atasan langsung melalui platform digital yang telah disediakan pemerintah.

Integrasi teknologi informasi menjadi solusi utama dalam memantau produktivitas pegawai agar tetap sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku di lingkungan kerja.

Pemerintah memastikan koordinasi antarbidang tetap berjalan intensif melalui pemanfaatan ruang pertemuan virtual serta sistem administrasi perkantoran elektronik yang sudah terverifikasi.

“Setiap pegawai sudah menyampaikan rencana kerja dari pagi sampai sore. Saya memantau langsung, aktivitas pemerintahan tidak terhenti. Bahkan ketika dibutuhkan, ASN tetap siap hadir,” tegas Ajat.

Baca Juga:Solusi Rudy Susmanto Hapus Praktik Jual Beli Jabatan ASN BogorPolitik Anggaran di Balik Kenaikan Drastis Dana Hibah Kwarda Pramuka Jawa Barat

Evaluasi Efisiensi Energi dan Kinerja ASN Kabupaten Bogor

Dinas terkait akan melakukan audit menyeluruh terhadap penghematan bahan bakar minyak serta penggunaan listrik kantor setelah masa uji coba satu bulan berakhir.

ASN Kabupaten Bogor diharapkan mampu beradaptasi dengan budaya kerja baru yang lebih ramah lingkungan namun tetap mengedepankan profesionalisme tinggi.

Penerapan skema ini tidak berlaku bagi sektor kesehatan, penanggulangan bencana, pemadam kebakaran, serta unit keamanan yang memerlukan kehadiran fisik di lapangan secara terus-menerus.

0 Komentar