Seribu Pengendara di Banjar Terjaring Operasi Gabungan, Pendapatan Pajak Kendaraan Capai Rp13 Juta

Seribu Pengendara di Banjar Terjaring Operasi Gabungan, Pendapatan Pajak Kendaraan Capai Rp13 Juta
Razia gabunga pajak kendaraan bermotor dilaksanakan pada hari ketiga di wilayah Dobo Kota Banjar, Kamis (9/4/2026). Tidak kurang dari seribu kendaraan diperiksa surat-suratnya oleh petugas gabungan. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebanyak seribu pengendara sepeda motor dan mobil di Kota Banjar menjalani pemeriksaan pajak kendaraan dalam operasi gabungan yang berlangsung selama tiga hari.

Operasi ini digelar mulai Selasa (7/4/2026) hingga Kamis (9/4/2026) oleh Bidang Pendapatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Banjar, pihak kepolisian dan Subdenpom III/2-4 Banjar.

Kepala Bidang Pendapatan BPKPD Kota Banjar, Teny Heru Siswanto, mengatakan dalam tiga hari pelaksanaan, petugas telah memeriksa seribu orang pengendara.

Baca Juga:DPRD Kota Banjar Siapkan Penyesuaian Tarif Pajak Bumi dan Bangunan, Klaim Tak Memberatkan Masyarakat393 Kendaraan Dinas Pemkot Banjar Nunggak Pajak, P3DW Klaim Sudah Lakukan Hal Ini

“Operasi gabungan ini meliputi beberapa unsur dari Polres Banjar, P3DW, Subdenpom. Pelaksanaan selama tiga hari dan berhasil memeriksa seribu pengendara,” ujar Teny Heru Siswanto kepada Jabar Ekspres, Kamis (9/4/2026).

Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga menyediakan outlet pembayaran pajak kendaraan bermotor di lokasi razia. Langkah ini diambil untuk memudahkan pengendara yang tercatat belum membayar pajak agar dapat segera memperpanjang kewajibannya tanpa harus pergi ke kantor Samsat.

Teny menjelaskan, dari total seribu kendaraan yang diperiksa, sebanyak 130 kendaraan diketahui belum melakukan pembayaran pajak. Dari jumlah tersebut, 40 pemilik kendaraan memilih untuk langsung membayar di outlet yang telah disediakan di lokasi razia.

“Kami bersama P3DW Kota Banjar menyediakan outlet pembayaran di lokasi razia. Dari total seribu kendaraan yang diperiksa itu, ada sekitar 130 kendaraan yang belum melakukan pembayaran pajak. Dari 130 itu, ada 40 pemilik kendaraan yang membayar di outlet yang disediakan,” katanya.

Selama tiga hari operasi berlangsung, total dana yang berhasil dikumpulkan dari pembayaran perpanjangan pajak kendaraan bermotor mencapai sekitar Rp13 juta. Jumlah ini berasal dari 40 pengendara yang membayar langsung di lokasi razia.

Operasi gabungan pemeriksaan pajak kendaraan ini akan rutin diadakan setiap satu bulan sekali. Menurut Teny, kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih patuh dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

“Pajak kendaraan itu manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pembangunan,” kata Teny. (CEP)

0 Komentar