Arus Mudik 2026 di Cimahi Melonjak 50 Persen, Sepeda Motor Dominasi Lalu Lintas

Petugas Dishub Cimahi saat Mengatur Lalu Lintas Arus Balik Mudik Lebaran 2026 (Doc: Dishub Cimahi)
Petugas Dishub Cimahi saat Mengatur Lalu Lintas Arus Balik Mudik Lebaran 2026 (Doc: Dishub Cimahi)
0 Komentar

Sementara pada periode Lebaran 2025, tercatat 16 kasus kecelakaan yang menyebabkan dua korban meninggal dunia, 25 luka ringan, serta kerugian materiil sebesar Rp 38.000.000.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Dishub Kota Cimahi mengerahkan total 101 personel yang disiagakan sejak H-7 hingga H+7 Lebaran. Mereka ditempatkan secara bergantian di posko maupun titik-titik rawan kemacetan.

“Total personil Dishub Kota Cimahi 101 orang ditugaskan bergantian, dibagi berjaga di posko maupun petugas yang menjaga di titik macet. Kita menempatkan posko terpadu di Alun-alun Cimahi difungsikan untuk pelayanan kepada pemudik sebagai rest area dan juga kita fungsikan sebagai tempat pemantauan,” sebutnya.

Baca Juga:Puncak Diserbu! Volume Kendaraan Naik 70%, Jalur Puncak-Cianjur Padat MerayapLebaran Jadi Momen Harapan Baru, 452 Warga Binaan Lapas Garut Dapat Remisi, 2 Langsung Bebas!

Sedikitnya terdapat 10 titik kemacetan yang menjadi perhatian utama, hasil pemetaan bersama antara Dishub dan Polres Cimahi.

“Yang paling padat di simpang Jalan Sangkuriang, simpang Masjid Agung-Alun-alun Cimahi, simpang Jalan Pesantren, Cimindi, sekitar Cimahi Mall. Ditambah lagi yang keluar masuk ke tempat-tempat perbelanjaan seperti sepanjang Jalan Gandawijaya,” tuturnya.

Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, Endang menilai kondisi di lapangan masih terkendali. Namun, ia menyoroti perilaku pengendara yang kerap menjadi pemicu gangguan lalu lintas.

“Kendala di lapangan Alhamdulillah tertangani. Yang masih menjadi PR kita bersama terkait kepatuhan masyarakat. Terutama tidak sabar antre hingga mengambil arah sebaliknya terutama pengguna roda dua sehingga otomatis mengganggu kelancaran lalu lintas dari arah sebaliknya,” tandasnya. (Mong)

0 Komentar