Puncak Diserbu! Volume Kendaraan Naik 70%, Jalur Puncak-Cianjur Padat Merayap

Libur Lebaran belum usai, tapi kawasan wisata sudah diserbu habis-habisan. Di H+2 Lebaran, volume kendaraan
Libur Lebaran belum usai, tapi kawasan wisata sudah diserbu habis-habisan. Di H+2 Lebaran, volume kendaraan di jalur Puncak-Cianjur melonjak hingga 70 persen!
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Libur Lebaran belum usai, tapi kawasan wisata sudah diserbu habis-habisan. Di H+2 Lebaran, volume kendaraan di jalur Puncak-Cianjur melonjak hingga 70 persen!

Lonjakan ini bikin arus lalu lintas di sejumlah titik sempat mengalami antrean panjang, terutama sejak pagi hingga siang hari.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menyebut peningkatan ini jauh dibandingkan H+1 yang masih relatif lancar.

Baca Juga:Lebaran Jadi Momen Harapan Baru, 452 Warga Binaan Lapas Garut Dapat Remisi, 2 Langsung Bebas!Pemudik Asal Bandung Meninggal Saat Singgah di Rumah Makan Sumedang

“Volume kendaraan meningkat cukup tinggi karena berbaur antara pemudik dan wisatawan,” ujarnya.

Diperkirakan, ada sekitar 3.000 kendaraan melintas di jalur utama Cianjur dengan berbagai tujuan—mulai dari pemudik yang belum pulang kampung hingga wisatawan yang ingin menikmati libur Lebaran.

Kondisi makin kompleks karena arus kendaraan tidak hanya satu arah. Ada yang menuju tempat wisata, ada juga yang mulai bersiap arus balik.

Akibatnya, kepadatan sempat terjadi di beberapa titik seperti Jalan Raya Bandung-Cianjur dan Sukabumi-Cianjur.

Meski begitu, saat sore hingga malam hari, arus lalu lintas masih tinggi namun relatif lebih terkendali tanpa antrean panjang.

Polisi memprediksi situasi bakal makin padat di H+3 Lebaran, yang diperkirakan jadi puncak arus balik.

Untuk mengantisipasi kemacetan parah, sejumlah rekayasa lalu lintas mulai disiapkan, termasuk sistem satu arah (one way) dan pengalihan ke jalur alternatif.

Baca Juga:H+2 Lebaran, Jalur Puncak Bogor–Cianjur Terapkan One Way Akibat Lonjakan KendaraanSatpolairud Garut Perketat Patroli, Antisipasi Kecelakaan Laut Saat Libur Lebaran

“Sistem satu arah dan penyekatan akan diberlakukan jika antrean terus memanjang,” kata Aang.

Pengendara juga diminta untuk aktif memantau kondisi lalu lintas melalui media sosial resmi kepolisian atau aplikasi peta digital.

Selain itu, masyarakat bisa menghubungi Call Center 110 untuk mendapatkan informasi terkini soal kondisi jalan.

Diperkirakan, kepadatan ini akan terus berlangsung hingga akhir masa libur Lebaran pada 29 Maret 2026.

Maklum, kawasan Puncak-Cipanas memang jadi destinasi favorit—tempat singgah wajib sebelum kembali ke rutinitas di Jabodetabek.

0 Komentar