JABAR EKSPRES – Lonjakan arus kendaraan saat libur Idul Fitri 1447 Hijriah menekan kapasitas jalan di Kota Cimahi. Volume lalu lintas tercatat meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan hari biasa, dengan dominasi kendaraan roda dua yang memicu kepadatan di sejumlah ruas utama.
Kondisi tersebut menjadi sorotan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi yang mencatat pergerakan kendaraan terus meningkat sejak masa mudik hingga arus balik Lebaran 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, mengungkapkan lonjakan arus lalu lintas tahun ini sejalan dengan tren tahun sebelumnya yang sama-sama mengalami peningkatan signifikan.
Baca Juga:Puncak Diserbu! Volume Kendaraan Naik 70%, Jalur Puncak-Cianjur Padat MerayapLebaran Jadi Momen Harapan Baru, 452 Warga Binaan Lapas Garut Dapat Remisi, 2 Langsung Bebas!
“Tahun 2025 maupun 2026 sama-sama mengalami lonjakan arus lalu lintas yang cukup signifikan, lebih dari 50 persen terutama yang masuk ke Kota Cimahi didominasi kendaraan sepeda motor,” ujarnya saat ditemui Jabar Ekspres di ruang kerjanya, Rabu (25/3/2026).
Berdasarkan data hingga H+3 Idul Fitri atau 24 Maret 2026, total kendaraan yang melintas di ruas jalan utama Kota Cimahi mencapai 256.247 unit. Dari jumlah tersebut, 84,7 persen merupakan sepeda motor, 11,8 persen mobil pribadi, dan 3,5 persen sisanya angkutan umum serta kendaraan lainnya.
Tingginya mobilitas ini tidak sepenuhnya berasal dari warga lokal. Justru, arus kendaraan didominasi oleh pemudik dari luar daerah yang melintasi Cimahi sebagai jalur penghubung kawasan Bandung Raya.
“Pada libur lebaran ini banyak masyarakat Kota Cimahi yang pulang mudik sehingga mereka tidak melakukan mobilitas di Cimahi, jadi yang melintas pada saat Lebaran, baik mudik maupun balik ini kendaraan-kendaraan yang dari luar daerah,” ucapnya.
Selain jalur utama nasional, pergerakan kendaraan juga menyebar ke sejumlah jalur alternatif. Pemudik memanfaatkan berbagai akses untuk menuju wilayah sekitar.
“Ada yang lewat Jalan Mahar Martanegara-Jalan Kerkof menuju Batujajar KBB, lewat Jalan Nanjung menuju Margaasih dan Soreang Kab. Bandung, ada yang ke arah Cimahi Utara menuju kawasan wisata Lembang. Juga yang pasti menuju Kota Bandung ataupun lanjut ke daerah lain,” paparnya.
Di tengah lonjakan tersebut, angka kecelakaan lalu lintas justru menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Data Polres Cimahi mencatat hingga 24 Maret 2026 terdapat 11 kasus kecelakaan dengan 17 korban luka ringan dan kerugian materiil mencapai Rp 26.200.000.
