JABAR EKSPRES – Antrean penukaran uang melalui layanan mobil kas keliling Bank BJB di kawasan Gedung Balai Kota Bogor berujung ricuh pada Kamis (12/3/2026) sore.
Layanan penukaran uang tersebut digelar di depan Gedung Perpustakaan Kota Bogor, kawasan Balai Kota, dalam rangka kegiatan Balkot Fest Ramadan yang berlangsung pada 12-14 Maret 2026.
Salah satu warga, Silvi, ibu rumah tangga asal Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, mengatakan dirinya bersama sejumlah warga sudah mengantre sejak subuh untuk mendapatkan kupon antrean yang disediakan panitia dengan kuota 100 orang.
Baca Juga:ORIS Hadir di Bandung, PT SMI Ajak Masyarakat Jawa Barat Berkontribusi dalam Pembangunan NasionalDoa Lailatul Qadar Lengkap dengan Artinya, Amalan di 10 Malam Terakhir Ramadan
Berdasarkan ketentuan awal, kupon antrean seharusnya dibagikan pada pukul 08.00 WIB. Namun karena jumlah warga yang mengantre membeludak, pembagian kupon akhirnya ditunda hingga pukul 15.00 WIB.
Meski demikian, situasi di lapangan semakin ramai dan padat. Pihak panitia kemudian membagikan kupon antrean lebih awal, yakni sekitar pukul 13.00 WIB.
Akibatnya, saat sebagian besar warga yang sebelumnya diminta pulang kembali ke lokasi menjelang pukul 15.00 WIB, kupon antrean justru sudah habis dibagikan sehingga memicu kericuhan.
“Sebenernya dari jam 8 pagi sudah ada pembagian kupon yang kuotanya 100. Tapi karena terlalu membeludak akhirnya ditunda, katanya jam 3 sore,” kata Silvi saat ditemui di Gedung Perpustakaan Kota Bogor, Kamis (12/3).
“Ternyata jam 1 siang sudah dibagikan sama pihak BJB. Yang 100 itu malah tidak diberikan ke orang-orang yang dari awal antre karena pada pulang setelah disuruh balik lagi,” sambungnya.
Kondisi tersebut memicu protes dari warga yang merasa dirugikan setelah menunggu sejak pagi bahkan sejak subuh. Adu argumen antarwarga pun sempat terjadi di lokasi.
Akibat kericuhan tersebut, layanan penukaran uang akhirnya dihentikan. Dari total kuota 100 orang, hanya enam orang yang sempat menukarkan uang.
Baca Juga:Ride of Happiness Ajak 100 Anak Yatim Berbagi Kebahagiaan RamadanRibuan Umat Islam Ikuti World Quran Hour di Pusdai Bandung
“Harusnya kalau memang jam 3 ya jelas, apakah jam 3 itu dibagikan uang atau kupon. Jangan disuruh pulang terus ternyata sudah habis duluan. Yang dapat cuma enam nomor. Karena sudah chaos akhirnya dibubarkan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ratna, warga Karadenan, yang mengaku sudah mengantre sejak subuh namun tetap tidak mendapatkan kupon.
