Ia menyebut warga sebelumnya diminta pulang karena situasi dianggap tidak kondusif. Namun saat kembali ke lokasi sebelum pukul 15.00 WIB, kupon antrean justru sudah habis.
“Katanya jam 3 dibagiin. Kita sudah balik lagi sebelum jam 3, tapi ternyata kuponnya sudah habis. Kita dari jam 4 subuh sudah antre. Nyari info juga dari online. Ya kecewa lah,” kata Ratna.
Kekecewaan juga dirasakan Susi, warga Tegallega. Ia menilai penyelenggara seharusnya mengikuti jadwal yang telah diinformasikan kepada masyarakat.
Baca Juga:ORIS Hadir di Bandung, PT SMI Ajak Masyarakat Jawa Barat Berkontribusi dalam Pembangunan NasionalDoa Lailatul Qadar Lengkap dengan Artinya, Amalan di 10 Malam Terakhir Ramadan
Menurutnya, warga datang bukan untuk meminta uang, melainkan hanya ingin menukarkan pecahan uang kecil untuk kebutuhan Lebaran.
“Kita kan bukan minta, kita cuma nuker uang. Sesuai jadwal saja. Katanya jam 3, tapi ternyata sudah habis. Kecewa. Kita sudah luangin waktu, ada yang izin kerja, kita juga lagi puasa ini,” ucapnya.
Layanan penukaran uang tersebut rencananya akan kembali dilanjutkan pada Jumat (13/3/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga kuota habis.
Warga pun diinformasikan untuk kembali mengantre guna mendapatkan kupon antrean. Sementara kupon antrean yang sempat dibagikan hari ini disebut tidak berlaku untuk penukaran pada hari berikutnya.
Meski demikian, warga berharap panitia dapat memberikan toleransi kepada mereka yang sudah mengantre sejak subuh agar tidak perlu mengulang antrean dari awal.
“Kalau bisa didata online saja, jadi yang masuk satu-satu menukar uang di ruangan. Antreannya juga diperbanyak supaya tidak rusuh. Pengennya sih kupon antrean ini masih berlaku besok, biar kita yang antre dari subuh tidak sia-sia. Semoga besok lebih kondusif dari panitianya,” ujar Silvi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas Satpol PP Kota Bogor sempat berupaya menenangkan warga yang terlibat adu mulut.
Baca Juga:Ride of Happiness Ajak 100 Anak Yatim Berbagi Kebahagiaan RamadanRibuan Umat Islam Ikuti World Quran Hour di Pusdai Bandung
Mobil kas keliling layanan penukaran uang kemudian meninggalkan lokasi sekitar pukul 16.00 WIB. Warga pun mulai membubarkan diri secara tertib, hingga sekitar pukul 17.00 WIB situasi di kawasan tersebut kembali kondusif. (kar)
