JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan sejumlah langkah antisipasi menjelang momentum Lebaran. Berbeda dengan periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang biasanya dipadati wisatawan, pada masa Lebaran arus pergerakan masyarakat justru didominasi warga yang keluar kota untuk mudik.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, kondisi tersebut membuat tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Bandung pada masa Lebaran relatif tidak sebesar saat libur akhir tahun. Oleh karena itu, perhatian pemerintah lebih diarahkan pada kelancaran arus mudik dan balik masyarakat.
“Biasanya wisatawan lebih banyak datang saat Nataru. Sementara ketika Lebaran, justru banyak warga Kota Bandung yang bepergian keluar kota,” ujar Farhan, Senin (9/3/2026).
Baca Juga:Ride of Happiness Ajak 100 Anak Yatim Berbagi Kebahagiaan RamadanRibuan Umat Islam Ikuti World Quran Hour di Pusdai Bandung
Menurut Farhan, pola pergerakan masyarakat tersebut menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan langkah pengamanan dan pelayanan selama periode Lebaran. Pemerintah Kota Bandung pun memprioritaskan pengaturan arus transportasi agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung lancar dan aman.
Ia menjelaskan, koordinasi lintas sektor telah dilakukan bersama sejumlah instansi terkait, termasuk kepolisian, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pariwisata. Kerja sama tersebut difokuskan pada upaya menjaga keamanan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
“Koordinasi sudah kami lakukan dengan berbagai pihak. Tujuannya memastikan masyarakat yang merayakan Lebaran di Kota Bandung maupun yang melakukan perjalanan keluar kota dapat merasakan pelayanan yang aman dan nyaman,” jelasnya.
Selain pengaturan lalu lintas dan transportasi, Pemerintah Kota Bandung juga akan menyiapkan posko pengamanan di sejumlah titik strategis. Posko tersebut ditempatkan di kawasan yang memiliki tingkat aktivitas tinggi, termasuk area wisata populer dan pusat keramaian.
Beberapa lokasi yang menjadi perhatian di antaranya kawasan Dago, Lembang, serta pusat Kota Bandung yang diperkirakan tetap ramai selama masa libur Lebaran.
“Kami akan menyiapkan posko pengamanan di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan wisata. Kami ingin memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal, mulai dari transportasi, kebersihan hingga pengawasan harga kebutuhan pokok,” kata Farhan.
Di sisi lain, Dinas Perhubungan Kota Bandung juga menyiapkan langkah pengawasan khusus untuk menjamin keselamatan perjalanan masyarakat. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi menegaskan, kondisi kesehatan pengemudi angkutan umum menjadi perhatian utama pihaknya. (Dam)
