Pemkab Bogor Targetkan Perbaiki 13 Ribu Rumah Tak Layak Huni Sepanjang 2026

Perkuat Pembangunan , Bupati Bogor Percepat Penataan Aset Pemda 
Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Foto : Diskominfo
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) sebanyak 13.00 unit sepanjang 2026.

Program ini menjadi salah satu revitalisasi rutilahu terbesar karena dibiayai melalui kolaborasi APBN dan APBD.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan, kuota bantuan dari pemerintah pusat bertambah dari sekitar 6.700 unit menjadi 8.000 unit.

Baca Juga:Usai Musda Kota Bogor dan KBB, Golkar Jabar Bidik Penguatan Organisasi di Seluruh DaerahPedagang CFD Tegar Beriman Kompak Berkebaya dan Berpangsi, Bupati Bogor: Saatnya Kembalikan Marwah Orang Sunda

Sementara Pemkab Bogor menambah alokasi melalui APBD, sehingga total rumah yang akan diperbaiki tahun ini mencapai 12.000-13.000 unit.

“Kuota dari pemerintah pusat bertambah menjadi 8.000 unit. Ditambah APBD murni 1.750 unit dan APBD Perubahan 2.750 unit, tahun ini kita kerjakan sekitar 12.000 sampai 13.000 rumah tidak layak huni lewat kolaborasi pemerintah pusat dan Pemkab Bogor,” ujar Rudy kepada wartawan, Senin (3/8).

Rudy memastikan kemampuan fiskal daerah masih sanggup membiayai program tersebut. Menurutnya, beban APBD tidak terlalu berat karena mayoritas pembiayaan ditanggung pemerintah pusat, sedangkan pelaksanaannya melibatkan masyarakat.

“Dari sisi keuangan kita sanggup, delapan ribu unit dibiayai APBN, sisanya melalui APBD, dan pengerjaannya dilakukan bersama masyarakat,” tegasnya.

Meski begitu, Rudy mengakui program tersebut belum mampu menghapus seluruh rutilahu di Kabupaten Bogor.

Sementara, berdasarkan data Dinas Perumahan dan Permukiman, masih terdapat sekitar 24 ribu rumah yang masuk kategori tidak layak huni dan jumlahnya terus berubah.

“Kalau 13 ribu rumah dikalikan Rp20 juta, anggarannya sekitar Rp260 miliar, itu pun belum bisa menuntaskan seluruh kebutuhan karena data rutilahu terus bertambah,” jelasnya.

Baca Juga:Pemkot Bogor Kaji Hidupkan Lagi CFD, Warga Usul Tetap Digelar di Jalan SudirmanPemeliharaan Tepas Lawang Salapan Kota Bogor Ditarget Rampung 16 Agustus, Siap Sambut HUT ke-81 RI

Pemkab Bogor menegaskan penanganan rutilahu akan terus dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan agar semakin banyak warga yang mendapatkan rumah yang layak huni.

0 Komentar