JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Bandung kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Masjid Al Syifa Sapan, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Jumat (6/3/2026).
Program ini disambut antusias ratusan hingga ribuan warga dari 14 RW yang memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut merupakan inisiatif Pemkab Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung, bekerja sama dengan sejumlah mitra usaha penyedia bahan pangan.
Baca Juga:DPR Tekankan Penguatan Produksi Pangan Bergizi Melalui Peternakan DesaKang DS Gelar Gerakan Pangan Murah dan Santuni Ribuan Anak Yatim dan Jompo
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, dalam kegiatan tersebut pemerintah memberikan potongan harga Rp20 ribu melalui kupon untuk setiap pembelian paket kebutuhan pokok, seperti minyak goreng, beras SPHP, telur, gula, daging ayam, daging sapi, terigu, aneka sayuran dan buah-buahan.
“Kita menyiapkan hampir 2.500 paket yang diberikan untuk warga masyarakat Desa Tegalluar dan sekitarnya. Melalui gerakan pangan murah ini semoga bisa membantu memenuhi kebutuhan sembilan bahan pokok yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Dadang, yang akrab disapa Kang DS.
Menurutnya, program GPM menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi di Kabupaten Bandung. Karena itu, pelaksanaannya tidak hanya dilakukan di Kecamatan Bojongsoang, tetapi disebar ke seluruh kecamatan.
“Gerakan pangan murah ini terus kita lakukan di berbagai wilayah. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini harga sembako di Kabupaten Bandung bisa tetap stabil,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan serupa sebelumnya juga digelar di kediaman Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal di Kecamatan Solokanjeruk pada Rabu (4/3).
Usai kegiatan GPM, Kang DS juga menyalurkan santunan kepada anak yatim melalui zakat mal keluarga. Bantuan sosial tersebut rutin diberikan setiap tahun menjelang akhir Ramadan.
“Alhamdulillah setiap tahun di akhir Ramadan saya selalu bertemu dengan anak-anak yatim, fakir miskin, termasuk jompo. Hari ini santunan dari zakat mal saya dan keluarga diberikan kepada 1.063 orang yang tersebar di 14 RW Desa Tegalluar,” jelasnya.
Baca Juga:Ormas Islam Bandung All Out Dukung Perda Anti Penyimpangan SeksualStok BBM-LPG hingga Pangan Jelang Lebaran Diklaim Terjaga, Benarkah?
Kang DS berharap program GPM dan berbagai bantuan sosial yang disalurkan pemerintah dapat meringankan beban masyarakat serta membawa keberkahan bagi semua pihak selama bulan suci Ramadan.
