Dorong Ekspor UMKM, Wamendag Ajak Masyarakat Jadi Duta Produk Indonesia 

Dorong Ekspor UMKM, Wamendag Ajak Masyarakat Jadi Duta Produk Indonesia 
Ilustrasi produk UMKM Indonesia. (Foto: ANTARA)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti mendorong masyarakat untuk ikut mempromosikan produk dalam negeri ke pasar global.

Menurutnya, setiap orang bisa berperan sebagai ambassador informal yang memperkenalkan keunggulan produk Indonesia kepada dunia.

“Kita semua itu mempunyai peran untuk menjadi ambassador terhadap produk-produk unggulan kita di Indonesia, (untuk dikenalkan ke dunia),” kata Wamendag Roro dikutip dari ANTARA, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga:Antam Jaga Pasokan Emas Nasional Lewat Perjanjian Jual Beli 6 Ton per Tahun Harga CPO Dunia Melonjak, Bapanas Pertimbangkan Penyesuaian HET MinyaKita

Roro menjelaskan, salah satu caranya adalah dengan mengenakan produk lokal saat pergi ke luar negeri atau berjumpa dengan sahabat-sahabat dari negara lain.

“Jadi self-diplomacy selalu kita lakukan, karena dengan kita bangga terhadap produk dalam diri kita, dari situlah kita juga bisa membantu UMKM kita berkembang,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga aktif melakukan berbagai langkah untuk bisa memfasilitasi pengusaha mikro, kecil dan menengah Indonesia yang ingin mengembangkan usahanya ke panggung dunia.

Salah satu cara yang dilakukan melalui ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang akan digelar pada 14-18 Oktober 2026 dan ditargetkan dapat menghasilkan sebesar 17,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp293,30 triliun.

Dalam hal ini, Kemendag optimis target tahun ini bisa tercapat, didukung oleh tren positif ekspor Indonesia yang tumbuh 6,15 persen pada 2025.

“It’s our time to showcase bahwa ini yang Indonesia bisa offer, kalau produk-produk yang kita tampilkan juga sangat beragam. Ada food and beverages, ada furniture, ada chemicals bahkan juga ada yang lebih technical, mesin, tapi di samping itu baju, textile, fashion,” kata Roro.

Di tahap awal pendaftaran, para exhibitor langsung difasilitasi melalui business matching dengan calon pembeli dari luar negeri.

Baca Juga:Pemerintah Siapkan Rp55 Triliun untuk THR Lebaran ASNMendag Fokus Siapkan Strategi Hadapi Konflik Iran, Jaga Daya Beli dan Ekspor 

Menurutnya, proses ini melibatkan atase perdagangan dan perwakilan Indonesia di 33 negara, sehingga peluang transaksi dapat dipersiapkan lebih matang sebelum pameran berlangsung.

“Bagi teman-teman yang sebetulnya tertarik untuk melakukan ekspor, this is the time untuk networking. Jadi kan di situ juga ada seminar, talkshow (sehingga) kita bisa langsung terkoneksi dengan orang-orang yang tepat,” ujar Wamendag.

0 Komentar