Timur Tengah Membara! 5 Bandara di 4 Negara Arab Hancur Dihantam Rudal dan Drone Iran

Timur Tengah Membara! 5 Bandara di 4 Negara Arab Hancur Dihantam Rudal dan Drone Iran
Ilustrasi 4 bandara negara Arab yang hancur oleh Iran (pixabay)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Eskalasi konflik di Timur Tengah kian tak terkendali. Menyusul serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran, Teheran memberikan balasan mematikan dengan mengerahkan gelombang rudal dan pesawat tak berawak (drone).

Melansir laporan resmi dari laman aa.com.tr, setidaknya lima bandara internasional yang tersebar di empat negara Arab, yakni Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, Bahrain, dan Irak, dilaporkan mengalami kerusakan serius.

Serangan balasan ini mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka di sejumlah titik vital.

Uni Emirat Arab

Baca Juga:Dunia Terancam Krisis Energi! Iran Klaim Rudal Kapal Induk AS, Selat Hormuz Resmi DitutupAyatollah Ali Khamenei Gugur, Ini Sejumlah Kandidat Penggantinya untuk Pimpin Iran, Siapa Saja?

Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi menjadi salah satu target utama. Pihak berwenang melaporkan bahwa proses pencegatan terhadap drone tak dikenal menyebabkan jatuhnya puing-puing di area bandara.

Insiden ini menewaskan seorang warga negara Asia dan melukai tujuh orang lainnya.

Sementara itu, di Dubai, tim tanggap darurat segera diaktifkan setelah insiden serupa terjadi di Bandara Internasional Dubai pada Sabtu malam. Dilaporkan empat orang mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan medis intensif.

Kuwait

Serangan udara juga menyasar Kuwait. Dua buah drone menghantam Bandara Internasional Kuwait dan proyek Terminal 2 (T2) yang sedang dalam masa pembangunan.

Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil Kuwait mengonfirmasi adanya kerusakan material dan cedera ringan pada beberapa personel bandara akibat serangan tersebut.

Bahrain dan Irak

Di Bahrain, Kementerian Dalam Negeri melaporkan kerusakan material di Bandara Internasional Bahrain akibat serangan drone, meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Pihak keamanan setempat kini tengah memperketat prosedur pengamanan lokasi.

Situasi tak kalah mencekam terjadi di Irak Utara. Sebuah drone jatuh di dekat Bandara Internasional Erbil, wilayah Kurdi, yang merupakan lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.

Baca Juga:Konflik Iran vs Israel-AS Memanas, Australia Tegaskan Tidak akan Ikut CampurDi Balik Layar Ekosistem On-Demand Grab Indonesia: Pilihan, Partisipasi, dan Pertumbuhan Ekonomi Digital

Kelompok Syiah Irak, Saraya Awliya al-Dam, mengklaim bertanggung jawab atas serangan bunuh diri tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap fasilitas militer AS.

Puncak dari ketegangan ini adalah konfirmasi resmi dari Teheran pada hari Minggu, yang menyatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei beserta sejumlah pejabat tinggi negara telah wafat akibat serangan udara yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat.*

0 Komentar