JABAR EKSPRES – Duka yang mendalam sedang dirasakan oleh masyarakat Republik Islam Iran atas berpulangnya pemimpin agung mereka, Ayatollah Ali Khamenei.
Setelah hampir empat dekade memimpin Iran sejak tahun 1989, Khamenei dinyatakan meninggal pada Sabtu, 28 Februari 2026 yang dikabarkan karena serangan gabungan Israel-Amerika Serikat (AS).
Sepeninggal Khamenei, kabarnya sudah ada sejumlah calon pengganti untuk menduduki tampuk kepemimpinan di Iran tersebut.
Baca Juga:Konflik Iran vs Israel-AS Memanas, Australia Tegaskan Tidak akan Ikut CampurDi Balik Layar Ekosistem On-Demand Grab Indonesia: Pilihan, Partisipasi, dan Pertumbuhan Ekonomi Digital
Namun, calon-calon pengganti itu tidak disebutkan secara spesifik dan secara mekanisme akan dipilih oleh ‘Majelis Pakar’ yang terdiri dari 88 ulama senior.
Kandidat Pengganti Ali Khamenei
Melansir dari laman The National, ada sejumlah kandidat potensial yang bisa meneruskan kepemimpinan di Iran pasca Khamenei.
Meskipun belum ada pengumuman resmi terkait kandidat karena dirahasiakan, berikut sejumlah kandidat yang potensial tersebut.
- Motjaba Khamanei
Pertama ada sosok Motjaba Khamenei, yang tidak lain dan tidak bukan merupakan anak kedua dari Ali Khamenei yang saat ini sudah berusia 56 tahun.
Ia disebut-sebut memiliki kedekatan dengan IRGC, hanya saja tidak berpengalaman memegang jabatan pemerintahan dan tidak memiliki posisi sentara pada aspek keagamaan.
Oleh karena itu, kemungkinan Motjaba tidak akan dimasukkan ke dalam daftar oleh Majelis Pakar untuk menjadi penerus ayahnya.
- Sadegh Larijani
Kemudian ada Sadegh Larijani yang diketahui sebagai mantan kepala kehakiman dengan tingkat kredibilitas keagamaan yang tinggi.
Baca Juga:Hingga Akhir Januari 2026, Kinerja APBN Jawa Barat Tetap Solid dan Adaptif Menguras Air Mata, Ini Sinopsis 'I Swear', Kisah Nyata Perjuangan Melawan Stigma Sindrom Tourette
Ia juga memiliki pengalaman kelembangaan yang kuat dan memiliki keselarasan dengan inti ideologis negara tersebut.
- Mohsen Araki
Kemudian ada Mohsen Araki, sosok ulama senior dan orang dekat mendiang Khamenei. Ia bisa saja jadi salah satu sosok yang dipertimbangkan.
- Hassan Khamenei
Terakhir ada sang cucu dari pendiri Republik Islam Iran, Hassan Khameini. Namun, ia dikenal lebih sebagai orang luar dalam struktur kekuasaan kakeknya.
Sehingga potensinya untuk menjadi penerus Ali Khameinei sangat kecil, terlebih karena dikenal kurang memiliki pandangan garis keras dibanding rekan-rekannya.*
