Hadapi Tekanan Global, Bupati Bandung Instruksikan Stabilitas Harga dan Disiplin Kinerja ASN

Hadapi Tekanan Global, Bupati Bandung Instruksikan Stabilitas Harga dan Disiplin Kinerja ASN
Apel bulanan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Upakarti, Soreang, Senin (2/3/2026). Foto Diskominfo
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menghadapi dinamika global yang berpotensi menekan perekonomian daerah, Bupati Bandung Dadang Supriatna menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta memperkuat disiplin kinerja aparatur sipil negara (ASN), terutama selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.

Instruksi tersebut disampaikan saat memimpin apel bulanan ASN di Lapangan Upakarti, Soreang, Senin (2/3/2026).

Kang DS sapaan akrabnya menegaskan bahwa gejolak global dapat berdampak langsung terhadap kenaikan harga komoditas dan daya beli masyarakat di tingkat lokal.

Baca Juga:Ekonomi Desa Siap Naik Kelas, Koperasi Subang Ekspor 3 Ton Manggis ke Pasar China Jadi Penopang Ekonomi Pesisir, KKP Pastikan Kemudahan Pupuk Subsidi Bagi Pembudidaya Ikan

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap situasi global yang sedang memanas. Dampaknya bisa kita rasakan melalui kenaikan harga komoditas dan tekanan terhadap daya beli masyarakat. Maka, kita harus siap mengantisipasinya di tingkat daerah,” tegasnya.

Untuk itu, ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman dan distribusi berjalan lancar.

Pengawasan pasar, koordinasi dengan distributor, serta pelaksanaan operasi pasar murah harus dilakukan secara intensif guna mencegah lonjakan harga.

“Saya minta seluruh OPD terkait memastikan harga tetap stabil. Jangan sampai masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Bandung akan menggelar Pasar Ramadan 1447 Hijriah pada 5–8 Maret 2026 di Plaza Upakarti.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga keseimbangan pasar.

Di sisi internal pemerintahan, Kang DS menekankan pentingnya disiplin dan profesionalisme ASN.

Baca Juga:Kredit UMKM Bisa Tumbuh Pesat dengan Perbaikan Tiga Sektor Utama Menaker Pastikan Bonus Hari Raya Ojol Diumumkan Bersamaan dengan THR

Ia mengingatkan bahwa tekanan eksternal justru harus dijawab dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan percepatan program pembangunan.

“Kita tidak boleh kendor meskipun sedang berpuasa. Ramadan harus menjadi penguat komitmen dan semangat kita dalam meningkatkan pelayanan dan pembangunan,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar responsif dan tertib administrasi, terutama dalam menyiapkan dokumen serta data pendukung menjelang pemeriksaan BPK RI atas pertanggungjawaban keuangan tahun anggaran 2025.

“Ini menyangkut kredibilitas dan integritas Pemerintah Kabupaten Bandung. Semua harus disiapkan lengkap dan tepat waktu,” tegasnya.

Memasuki satu tahun pertama kepemimpinan periode 2025–2030, ia mengapresiasi soliditas ASN dan menyebut sejumlah indikator makro menunjukkan capaian positif.

0 Komentar