JABAR EKSPRES – Memasuki bulan Ramadan 2026, penjualan parsel Lebaran di kawasan Jalan Buah Batu, Kota Bandung, mulai menunjukkan peningkatan.
Meski belum terlalu signifikan di awal Ramadan, pemilik Yuni Parcel optimistis lonjakan penjualan akan terjadi dua pekan menjelang Idulfitri.
Owner Yuni Parcel, Yuni, mengungkapkan, pada awal Ramadan animo pembeli memang belum terlalu terlihat.
Baca Juga:Ekonomi Desa Siap Naik Kelas, Koperasi Subang Ekspor 3 Ton Manggis ke Pasar China Jadi Penopang Ekonomi Pesisir, KKP Pastikan Kemudahan Pupuk Subsidi Bagi Pembudidaya Ikan
“Kalau sekarang penjualannya belum terlalu kelihatan. Biasanya di awal-awal Ramadan memang masih biasa saja. Nanti mulai dua minggu menjelang Lebaran, itu baru padat-padatnya,” ujarnya kepada Jabar Ekspres di lokasi, Sabtu (26/2).
Yuni menjelaskan, harga parsel yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari Rp65.000 hingga Rp5.000.000, tergantung isi dan kemasan yang dipilih pelanggan. Paket tersebut dipasarkan kepada pelanggan lama maupun pembeli yang datang langsung ke toko.
“Rata-rata kita hubungi pelanggan lama, atau ada juga yang datang langsung ke sini,” katanya.
Tak hanya melayani pembeli dari Kota Bandung dan sekitarnya, Yuni Parcel juga menerima pengiriman ke luar kota. Beberapa daerah tujuan pengiriman di antaranya Garut dan wilayah lain di Jawa Barat, hingga Jawa Tengah seperti Yogyakarta.
“Pernah kirim ke Jawa Tengah juga, termasuk Jogja. Ada juga pelanggan luar kota yang datang langsung ke toko,” jelasnya.
Dibandingkan tahun lalu, Yuni menyebutkan ada peningkatan penjualan sekitar 15–20 persen. Meski begitu, ia menilai tren tahun ini relatif tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya.
“Kurang lebih ada peningkatan sekitar 15 sampai 20 persen dibanding tahun lalu,” ungkapnya.
Baca Juga:Kredit UMKM Bisa Tumbuh Pesat dengan Perbaikan Tiga Sektor Utama Menaker Pastikan Bonus Hari Raya Ojol Diumumkan Bersamaan dengan THR
Dia menambahkan, lonjakan pembelian biasanya terjadi di penghujung Ramadan. Karena itu, pihaknya telah menyiapkan stok untuk mengantisipasi membludaknya permintaan.
“Biasanya ramai di akhir-akhir. Harapannya tentu makin meningkat dan semua parsel bisa habis terjual,” katanya.
Namun demikian, Yuni mengakui tahun ini persaingan usaha parsel Lebaran semakin ketat. Banyaknya kompetitor baru sedikit banyak memengaruhi penjualan.
Meski dihadapkan pada persaingan dan dinamika pasar, Yuni tetap optimistis penjualan akan terus meningkat hingga mendekati Hari Raya Idulfitri.
“Kompetitor makin banyak tahun ini. Jadi persaingan juga makin ketat, pasti ada pengaruhnya ke penjualan,” tuturnya.
