Geliat Mudik Gratis di Bandung, 250 Kursi Diserbu Warga Jelang Idulfitri 1447 H

Warga melakukan pendaftaran mudik gratis di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Asia Afrika, Kota Bandung
Warga melakukan pendaftaran mudik gratis di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (26/2). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kota Bandung kembali membuka program mudik gratis menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Sebanyak 250 kursi disiapkan untuk lima kota tujuan, dengan pendaftaran dibuka pada 24 Februari hingga 6 Maret 2026 di JPO Asia Afrika.

Tahun ini, pemerintah menyiapkan lima armada bus berkapasitas masing-masing 50 kursi. Rute yang tersedia meliputi Bandung-Surabaya (via utara), Bandung-Yogyakarta (via utara dan selatan), Bandung-Cirebon, serta Bandung-Tasikmalaya-Banjar. Para peserta dijadwalkan berangkat pada Selasa, 17 Maret 2026 pukul 15.00 WIB dari Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana.

Lia, salah seorang calon pemudik tujuan Banjar, mengaku terbantu dengan program tersebut.

Baca Juga:Ini Pesan H. Cucun Dalam Reses Anggota DPRD Fraksi PKBEmosi Memuncak di GBLA, Andrew Jung Tegaskan Niatnya Redam Situasi Demi Persib

“Iya, jadi saya ikut program mudik gratis dari Pemerintah Kota Bandung karena sangat membantu sekali, terutama untuk mengurangi biaya perjalanan. Apalagi sekarang harga tiket cukup mahal, jadi program ini meringankan beban saya dan keluarga,” ujarnya kepada Jabar Ekspres di lokasi pemberian kupon mudik di Jl Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (26/2).

Dia mengatakan sudah lama tidak pulang kampung. Lantas program semacam ini menjadi salah satu harapan yang memudahkan. “Saya mudik ke Banjar. Sudah lama juga nggak pulang kampung, jadi senang sekali bisa ikut program ini,” ungkapnya.

Menurut Lia, proses pendaftaran berlangsung mudah. Peserta cukup datang langsung ke lokasi pendaftaran di JPO Asia Afrika dengan membawa persyaratan, seperti fotokopi KTP Kota Bandung atau bukti bekerja/berdomisili di Bandung serta Kartu Keluarga.

“Prosesnya cukup mudah. Saya daftar sesuai informasi dari Pemkot di JPO Asia Afrika ini, lalu melengkapi persyaratan seperti KTP dan KK domisili Bandung. Alhamdulillah prosesnya lancar dan pelayanannya juga ramah,” katanya.

Selain mendaftar langsung, calon peserta wajib melakukan registrasi ulang saat hari keberangkatan dengan membawa voucher dan identitas asli. Panitia juga akan melakukan pengecekan data dan tiket sebelum keberangkatan. Jika terdapat perbedaan data atau pembatalan tanpa konfirmasi, tiket dinyatakan tidak berlaku.

Pendaftaran dibuka setiap Senin–Jumat pukul 08.00-15.00 WIB dan Sabtu pukul 08.30-15.00 WIB. Kuota yang terbatas membuat warga diimbau segera mendaftar.

Lia berharap program ini dapat terus berlanjut. “Semoga program mudik gratis ini terus diadakan setiap tahun dan kuotanya bisa ditambah supaya lebih banyak warga yang terbantu. Terima kasih untuk Pemkot Bandung yang sudah memfasilitasi kami,” harapnya.

0 Komentar