JABAR EKSPRES – Warga Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dibuat geger oleh temuan cacahan kertas yang diduga berasal dari uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu.
Potongan kertas berwarna merah dan biru itu ditemukan berserakan di sebuah tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Desa Taman Rahayu.
Hingga kini, asal-usul duit 100 ribu di TPS Bekasi tersebut masih menjadi misteri.
Baca Juga:Kode Redeem FF Terbaru Februari 2026 Rilis, Ada Hadiah Kolaborasi Jujutsu KaisenDJP Bongkar Dugaan Pelanggaran Pajak Tiga Wajib Pajak Industri Baja di Tangerang
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi pun turun tangan dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan sumber temuan yang viral di media sosial itu.
Pemkab Bekasi Turun ke Lokasi
Humas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, menjelaskan bahwa awalnya petugas mendatangi TPS liar tersebut untuk menindaklanjuti laporan dugaan pembuangan limbah medis. Namun, hasil di lapangan justru menunjukkan temuan tak terduga.
“Dalam peninjauan tidak ditemukan limbah medis maupun sludge seperti yang sempat diberitakan. Namun petugas menemukan cacahan kertas berwarna merah yang diduga uang tunai,” ujar Dedi, Rabu (4/2).
Pengecekan dilakukan oleh tim DLH Kabupaten Bekasi bersama Kementerian Lingkungan Hidup Direktorat PLB3 pada Jumat (30/1).
Di lokasi, petugas juga menemukan kantong plastik kuning yang biasa digunakan untuk limbah medis, namun isinya hanya sampah organik.
Viral di Media Sosial
Temuan cacahan uang itu dengan cepat menyebar di media sosial. Potongan kertas berwarna merah dan biru tampak berserakan di sejumlah titik, baik di tanah terbuka maupun di dalam karung-karung yang menumpuk di TPS liar tersebut.
DLH Kabupaten Bekasi menyatakan masih menelusuri pihak pembuang sampah yang diduga berisi cacahan uang tersebut.
Baca Juga:Perkuat Literasi AUTP, Jasindo Dorong Petani Jabar Lebih Tangguh Hadapi Risiko Gagal PanenPBI JK BPJS Kesehatan Tidak Aktif Mendadak? Ini Penyebab dan Cara Mengaktifkannya Lagi
Pemerintah juga akan berkoordinasi dengan pemilik lahan serta pengurus lingkungan setempat.
“Kementerian LH akan menggali informasi lebih lanjut terkait sumber sampah, termasuk pihak pengangkut dan penghasilnya,” kata Dedi.
Awal Mula Cacahan Uang Ditemukan
Dedi mengungkapkan, saat inspeksi awal, petugas sempat menemukan plastik kuning yang diduga berisi limbah medis seperti perban atau bekas infus.
Namun setelah diperiksa, isinya ternyata sampah organik seperti sayuran, yang diduga digunakan sebagai pakan maggot.
