JABAR EKSPRES – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dikabarkan tertarik untuk memboyong anak usaha PT Bank rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI), yakni PT Permodalan Nasional Mandiri (Persero) atau PNM, ke bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Ketertarikan Purbaya terhadap PNM itu disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (4/2). Bahkan, Menkeu mengaku tengah berdiskusi terkait hal itu dengan Badan Pengelola Investasi Dana Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Adapun, kata dia, minatnya dalam mengalihkan PNM ke bawah naungan Kemenkeu agar dirinya dapat bertanggung jawab langsung terhadap anak usaha BRI tersebut.
Baca Juga:Pemerintah Ogah Pangkas Insentif Pajak, Ternyata Ini Alasannya!Temui Pengungsi Pergerakan Tanah Tegal, Ahmad Luthfi Segera Siapkan Hunian Sementara
“Kami sedang diskusi dan menanyakan ini ke Danantara, apakah mereka bisa jual salah satu unitnya atau tidak. Daripada saya tugaskan ke BRI dan hasilnya kadang nggak jelas, lebih baik saya ambil alih dan saya langsung yang tanggung jawab,” tuturnya, dikutip Kamis (5/2/2026).
Usulan tersebut juga disampaikan Purbaya dengan mempertimbangkan efektivitas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta mengotimalkan subsidi bunga.
Selain itu, ia menilai subsidi bunga KUR yang selama ini disalurkan melalui PNM akan menjadi modal kerja yang lebih produktif, jika PNM langsung berada di bawah naungannya.
Hal itu, kata dia, mengingat Kemenkeu mengucurkan anggaran hingga Rp40 triliun setiap tahunnya untuk membayar subsidi bunga KUR tersebut.
“Jadi rencana saya akan pakai itu (PNM) kalau dikasih sebagai penyalur KUR yang betul-betul program pemerintah,” jelasnya.
Di samping itu, Menkeu juga meyakini mengambil alih PNM menjadi opsi yang paling efisien.
Sebab, PNM dinilai telah memiliki sumber daya manusia (SDM) yang memadai dalam pendampingan nasabah mikro. Oleh karena itu, dia berpendapat, opsi ini lebih menguntungkan dibandingkan membuat special mission vehicle (SMV) baru di bawah Kemenkeu.
Baca Juga:Menkeu: Kalau Saya di BI, Rupiah Rp15.000 per Dolar AS Adalah Hal MudahIzin Tambang Emas Martabe Dicabut, Cara Efektif Perbaiki Iklim Investasi Nasional?
Purbaya pun menyiapkan rencana menukar PNM dengan aset milik kementerian sebagai modal negosiasi dengan Danantara, mengingat hingga sejauh ini diskusi antarkedua pihak masih belum memberikan hasil.
Adapun aset kementerian yang siap dia tukar adalah PT Geo Dipa Energi.
