BANDUNG – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat membuka tahun ini dengan langkah strategis guna memperkuat sinergi antarlembaga. Melalui webinar bertema peningkatan pemahaman implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) bidang kerjasama, organisasi profesi perawat tersebut menegaskan komitmen untuk semakin dekat, dirasakan manfaatnya, serta memberikan kontribusi nyata bagi anggota, pemerintah, dan masyarakat luas.
Ketua DPW PPNI Jawa Barat, Prof Dr Budiman mengatakan, bahwa kegiatan webinar tersebut diikuti secara luas oleh pengurus tingkat kabupaten/kota hingga kecamatan se-Jawa Barat. Acara ini juga dihadiri para Ketua, Sekretaris, Bendahara DPD PPNI Kabupaten/Kota, pengurus bidang hubungan antarlembaga, serta perwakilan ikatan dan himpunan terkait.
“Alhamdulillah, melalui webinar ini, para pengurus kini lebih memahami secara detail peran strategis mereka dalam membangun kerjasama. Hubungan antarlembaga menjadi kunci agar organisasi lebih dikenal, dihormati, dan benar-benar bermanfaat bagi semua pihak,” ujar Prof Budiman usai webinar di Kantor DPW PPNI Jabar, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Sabtu (31/1/2026).
Baca Juga:Datangkan Rocky Gerung hingga Gatot Nurmantyo, Kuliah Umum USB-YPKP Perkuat Daya Kritis MahasiswaBupati Cirebon Digugat Utang Rp40 Miliar
Puncak kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara DPW PPNI Jawa Barat dengan empat institusi pendidikan tinggi bidang keperawatan. Keempat kampus tersebut adalah Bhakti Kencana University (BKU), Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIKep) PPNI Jawa Barat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Indonesia, serta Universitas Bale Bandung (Unibba).
Penandatanganan MoU ini menjadi bukti nyata upaya berkelanjutan DPW PPNI Jawa Barat sejak 2022 dalam memperluas jaringan kerjasama. Selain dengan institusi pendidikan, organisasi telah menjalin MoU dengan berbagai lembaga pemerintah, non-pemerintah, serta dunia usaha.
“Semakin banyak kolaborasi yang terjalin, semakin maju dan kuat posisi PPNI ke depan. Ini demi kemajuan profesi perawat dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Jawa Barat,” tegas Prof Budiman.
Sementara itu, Wakil Dekan 2 Bidang SDM dan Kerjasama Fakultas Keperawatan Bhakti Kencana University (BKU) Agus Miraj Darajat.,S.Pd.,S.Kep.,Ners.,M.Kes., menyambut baik penandatanganan tersebut.
Menurutnya, MoU ini membuat kerjasama dengan PPNI lebih terdokumentasi dan powerful. “Kami bisa lebih optimal mengaplikasikan program-program PPNI, khususnya di Fakultas Keperawatan. Ini juga memudahkan update informasi terkini bagi mahasiswa dan dosen, serta fasilitasi program bersama DPW PPNI Jawa Barat,” katanya.
