Contoh Teks Khutbah Jumat: Menunaikan Qadha Puasa Sebelum Ramadhan Tiba

Teks Khutbah Jumat
Teks khutbah Jumat tentang menunaikan qadha puasa sebelum Ramadhan tiba. (Pixabay/Mohamed_hassan)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Berikut teks contoh khutbah Jumat yang bisa dibacakan oleh para khatib pada pelaksanaan sholat Jumat 30 Januari 2026, nanti.

Melansir dari laman resmi NU Online, teks khutbah Jumat kali ini akan membahas tema tentang “Menunaikan Qadha Puasa Sebelum Ramadhan Tiba”.

Puasa Ramadhan adalah kewajiban bagi setiap muslim dan tidak boleh ditinggalkan kecuali dengan uzur yang dibenarkan syariat.

Baca Juga:Eks Persib Ini Coba Peruntungan Ke Malaysia Setelah Didepak Persis SoloPosisi Favorit Eliano Reijnders Meski Siap Main di Mana Saja

Bagi yang meninggalkannya, wajib mengqadha di hari lain. Karena itu, segerakan qadha sebelum Ramadhan berikutnya agar tidak menumpuk.

Khutbah I

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ فَتَحَ أَبْوَابَ الرَّحْمَةِ لِمَنْ أَقْبَلَ، وَمَدَّ سُبُلَ التَّوْبَةِ لِمَنْ أَمَلَ، وَجَعَلَ الْوَقْتَ رَأْسَ مَالِ الْعِبَادَةِ لِمَنْ عَقَلَ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ. فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللّٰهِ تَعَالَى، وَ قَدْ قَالَ: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَاٰمِنُوْا بِرَسُوْلِهٖ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِنْ رَّحْمَتِهٖ وَيَجْعَلْ لَّكُمْ نُوْرًا تَمْشُوْنَ بِهٖ وَيَغْفِرْ لَكُمْۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌۙ

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah,

Mari kita bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah Swt. Karena dengan semua anugerah yang Dia turunkan, kita dapat beraktivitas dengan optimis dan bersemangat setiap hari.

Ditambah lagi, dalam waktu dekat, semoga kita dipanjangkan umur untuk bertemu dengan bulan suci Ramadhan. Aamiin.

Shalawat dan salam senantiasa kita haturkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Saw. Berkat perjuangan beliau menegakkan Islam, kita dapat meraih keselamatan di dunia dan akhirat.

Semoga rahmat Allah juga tercurah kepada keluarga, para sahabat, dan para ulama yang setia membersamai perjuangan beliau.

Kemudian, tiada henti khatib berwasiat untuk kita semua, mari kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah Swt.

Karena hanya dengan bertakwalah setiap urusan kita akan dipermudah. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Hadid ayat 28:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَاٰمِنُوْا بِرَسُوْلِهٖ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِنْ رَّحْمَتِهٖ وَيَجْعَلْ لَّكُمْ نُوْرًا تَمْشُوْنَ بِهٖ وَيَغْفِرْ لَكُمْۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌۙ

Baca Juga:Marc Klok Diragukan Tampil Lawan Persis Solo, Bojan Hodak Jelaskan KondisinyaAndrew Jung Jadi 'Orang Dalam' yang Bikin Lavyin Kurzawa Gabung ke Persib

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya (Nabi Muhammad), niscaya Allah menganugerahkan kepadamu dua bagian dari rahmat-Nya dan menjadikan cahaya untukmu yang dengan cahaya itu kamu berjalan serta Dia mengampunimu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah,

Saat ini kita berada di pertengahan bulan Sya’ban. Artinya, kurang dari sebulan lagi kita akan menyambut Ramadhan, bulan suci yang penuh keberkahan dan semarak ibadah setiap hari. Di bulan inilah kita diwajibkan menunaikan ibadah puasa.

Namun, sebelum Ramadhan kembali tiba, ada baiknya kita bertanya pada diri sendiri: berapa hari puasa Ramadhan di tahun-tahun sebelumnya yang masih tertinggal? Jika masih ada, segeralah dicicil dan ditunaikan.

0 Komentar