Tak Sekadar Lari, Bupati Bogor Jadikan KolaboRun 2026 Ajang Kolaborasi Sosial

Tak Sekadar Lari, Bupati Bogor Jadikan KolaboRun 2026 Ajang Kolaborasi Sosial
Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Foto : Sandika /bogorekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.

Kolaborasi lintas elemen masyarakat menjadi kunci utama untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan berdampak nyata, salah satunya melalui gelaran KolaboRun 2026.

Hal tersebut disampaikan Rudy saat memimpin rapat tindak lanjut KolaboRun 2026 di Alun-Alun Cirimekar, Jumat (23/1/2026).

Baca Juga:Tancap Gas! Indonesia Manfaatkan WEF Davos 2026 untuk Perkuat Posisi di Mata Investor Global Reformasi Tata Kelola, Dedi Mulyadi akan Pangkas Puluhan BUMD Jabar Jadi Satu Holding 

Rapat itu menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi, peran, dan komitmen seluruh pemangku kepentingan agar kegiatan berjalan optimal dan berkelanjutan.

Rudy menekankan, sinergi antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, komunitas disabilitas, hingga masyarakat umum merupakan fondasi utama keberhasilan KolaboRun 2026.

Ia menyebut keterlibatan KONI, NPCI, PPDI, dan SOIna sebagai kekuatan besar yang akan semakin solid jika dijalankan bersama.

“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendirian. Semua elemen ini luar biasa, tetapi akan jauh lebih kuat jika kita melangkah bersama,” ujarnya.

Menurutnya, KolaboRun 2026 tidak hanya sekadar ajang olahraga, melainkan ruang kolaborasi sosial yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dalam semangat kebersamaan, partisipasi, dan inklusivitas.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah ingin mendorong keterlibatan aktif warga dalam proses pembangunan yang berkelanjutan.

Rudy bahkan mengajak masyarakat menjadikan KolaboRun sebagai agenda rutin tahunan Kabupaten Bogor.

Baca Juga:Dorong Kemandirian Energi, Menteri ESDM Setop Impor untuk SPBU Swasta di 2026 Program Diskon Nasional Perkuat UMKM, Transaksi Lampaui Target Tembus Rp122,28 Triliun 

Ia menilai kegiatan tersebut mampu memperkuat rasa memiliki terhadap daerah, memperluas partisipasi publik, serta menumbuhkan solidaritas sosial di tengah keberagaman.

“Inilah semangat KolaboRun: kolaborasi, kebersamaan, dan partisipasi. Ketika kita bersama, kita tidak hanya menjadi baik, tetapi menjadi hebat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menambahkan bahwa KolaboRun 2026 turut melibatkan mahasiswa asal Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini akan digelar pada 15 Februari 2026 di kawasan Tegar Beriman, bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day (CFD).

Ajat menjelaskan, KolaboRun berawal dari komunitas mahasiswa bernama Kolaboraksi, yang beranggotakan mahasiswa Kabupaten Bogor yang rutin menginisiasi kegiatan positif saat masa liburan.

“Awalnya dari komunitas mahasiswa Kolaboraksi. Mereka berkumpul dan membuat berbagai kegiatan yang berdampak positif,” ungkapnya.

Tak hanya itu, KolaboRun 2026 juga melibatkan anak-anak istimewa atau penyandang disabilitas, serta akan diisi dengan seminar kesehatan bertema penyakit kanker.

0 Komentar