JABAR EKSPRES – Harga perak hari ini di Indonesia menunjukkan pergerakan positif seiring penguatan pasar global. Berdasarkan data pasar terkini, harga perak berada di kisaran Rp51.500 per gram, mencerminkan tren kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Kondisi ini menarik perhatian investor logam mulia, terutama di tengah meningkatnya minat terhadap aset lindung nilai alternatif selain emas.
Dari sisi global, harga perak dunia tercatat mencapai sekitar USD 93,46 per troy ounce atau setara 31,1 gram. Angka ini menunjukkan kenaikan tajam sebesar 3,92 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Baca Juga:Jorge Chavez Taklukkan Manuel Flores, Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan di Kelas Super BantamDenmark dan Greenland Dorong Pembentukan Misi Aliansi NATO di Kawasan Arktik
Lonjakan harga global tersebut turut memengaruhi pergerakan harga perak di pasar domestik Indonesia.
Di pasar lokal, harga beli perak ukuran 1 gram tercatat sebesar Rp51.493, relatif stabil dan tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya. Untuk ukuran yang lebih besar, harga perak per ounce berada di kisaran Rp1.601.857, sejalan dengan penguatan harga global.
Sementara itu, jika dikonversikan ke mata uang Amerika Serikat, harga perak berada di level sekitar USD 3,03 per gram. Angka ini mencerminkan daya tarik perak yang kian meningkat di tengah fluktuasi nilai tukar dan ketidakpastian ekonomi global.
Dalam kurun waktu 30 hari terakhir, harga perak di Indonesia mencatatkan tren kenaikan yang cukup konsisten. Puncak harga tertinggi tercatat pada 19 Januari 2026, ketika harga perak menyentuh Rp51.585 per gram.
Kenaikan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari meningkatnya permintaan industri, sentimen pasar global, hingga pergerakan harga logam mulia secara keseluruhan.
Tren positif ini membuat perak kembali dilirik sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang. Selain harganya yang relatif lebih terjangkau dibandingkan emas, perak juga memiliki nilai strategis dalam sektor industri dan teknologi.
Meski demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati pergerakan harga secara berkala. Fluktuasi harga global dan faktor eksternal lainnya masih berpotensi memengaruhi harga perak di pasar domestik dalam waktu dekat.*
