Denmark dan Greenland Dorong Pembentukan Misi Aliansi NATO di Kawasan Arktik

Denmark dan Greenland Dorong Pembentukan Misi Aliansi NATO di Kawasan Arktik
Warga berbaris untuk melakukan protes di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kopenhagen, Denmark, Sabtu (29/3/2025). (SUMBER FOTO: ANTARA/Xinhua/Liu Zhichao/am.)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menteri Pertahanan Denmark, Troels Lund Poulsen, bersama Menteri Luar Negeri Greenland, Vivian Motzfeldt, mengajukan gagasan pembentukan misi aliansi di wilayah Arktik dalam pertemuan mereka dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte. Usulan tersebut dibahas sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama keamanan di kawasan strategis tersebut.

Poulsen menjelaskan bahwa pembahasan tidak hanya sebatas wacana, tetapi juga mencakup pengembangan kerangka kerja agar misi tersebut dapat direalisasikan secara konkret.

“Kami membahas hal ini dan juga mengusulkannya. Saya berharap kami dapat mengembangkan kerangka kerja tentang bagaimana hal ini dapat dijalankan,” ujarnya, dikutip dari penyiar stasiun televisi DR, Senin (19/1).

Baca Juga:Jangan Diabaikan! Penyebab Kuku Rusak dan Cara Perawatannya di RumahUni Eropa Tegas Soal Greenland, Tolak Ancaman Tarif Amerika Serikat

Ia berharap ada kesepahaman bersama mengenai mekanisme pelaksanaan dan peran masing-masing pihak dalam inisiatif tersebut.

Terkait misi pengintaian NATO yang saat ini tengah berlangsung di Greenland, Poulsen menegaskan bahwa pihaknya tidak melihat langkah tersebut sebagai kekeliruan. Menurutnya, keberadaan misi itu justru mencerminkan perhatian serius terhadap pentingnya Arktik dalam konteks keamanan regional dan global.

Senada dengan itu, Mark Rutte menyampaikan bahwa kawasan Arktik, termasuk Greenland, memiliki peran strategis bagi keamanan kolektif negara-negara anggota NATO. Ia menekankan pentingnya peningkatan investasi pada kemampuan-kemampuan utama guna mendukung stabilitas kawasan. Rutte juga memastikan bahwa kerja sama antarsekutu akan terus diperkuat dalam menghadapi berbagai isu keamanan yang krusial.

“Kami membahas betapa pentingnya kawasan Arktik, termasuk Greenland, bagi keamanan kolektif kami dan bagaimana kami meningkatkan investasi pada kemampuan-kemampuan kunci. Kami akan terus bekerja sama sebagai sekutu dalam isu-isu penting ini,” ujar Rutte dalam unggahan di platform media sosial X.

Sejumlah negara Eropa yang tergabung dalam NATO diketahui telah mengirimkan pasukan ke Greenland untuk mendukung misi pengintaian tersebut. Misi yang dipimpin oleh Denmark ini merupakan bagian dari strategi NATO secara lebih luas untuk meningkatkan kehadiran militer dan kewaspadaan di wilayah Arktik.

Greenland sendiri merupakan wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark. Namun, dalam beberapa kesempatan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan pandangannya bahwa pulau tersebut seharusnya berada di bawah kendali Amerika Serikat.

0 Komentar