JABAR EKSPRES – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bakal meluncurkan program Beasiswa Patriot, yang ditargetkan menyasar hingga 1.100 mahasiswa terpilih dari tujuh universitas negeri nasional.
Disampaikan Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara di Jakarta, Minggu (18/1), program Beasiswa Patriot tersebut bakal diluncurkan pada bulan Februari guna mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.
“Kami ingin betul-betul mencetak SDM yang sangat unggul, bukan lagi SDM yang unggul, tetapi yang sangat unggul,” ujarnya, dikutip Senin (19/1/2026).
Baca Juga:Imbas Banjir Pekalongan, KAI Rugi hingga Rp3,5 Miliar!Ultimatum DPR RI Segera Bahas UU Ketenagakerjaan Baru, Buruh: Waktu Tersisa 9 Bulan!
Adapun perguruan tinggi yang menjadi mitra program Beasiswa Patriot tersebut, kata dia, diantaranya Universitas Indonesia (UI), IPB University dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kemudian, Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Gadjah Mada (UGM), serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS).
Sementara itu, saat ini pihaknya masih mendiskusikan soal tahapan seleksi para penerima beasiswa tersebut dengan sejumlah pihak terkait.
Berdasarkan pembahasan awal, nantinya calon penerima beasiswa disyaratkan untuk terlebih dahulu diterima di salah satu dari tujuh perguruan tinggi negeri mitra.
“Baru setelah itu ada tes pusatnya. Nah, tes pusatnya ini kami akan dalami secara psikologinya (dari masing-masing pendaftar),” tuturnya.
Di samping itu, seleksi tersebut juga menilai peta jalan atau roadmap yang diusun para peserta, terkait rencana jenjang karir (career path) setelah lulus kuliah.
“Termasuk kami akan perhatikan roadmap-nya yang bersangkutan (calon peserta), juga path career-nya itu seperti apa ke depannya,” paparnya.
Baca Juga:Bahlil Ungkap RI Siap Stop Impor BBM di 2027 Mendatang, Benarkah?Airlangga Pastikan Biodiesel Tetap Gunakan B40 di Tahun Ini: B50 Masih Dikaji
“Jadi, kami ingin mendapatkan sumber daya manusia yang betul-betul nanti bisa diharapkan ikut memberikan perubahan yang lebih baik (bagi masyarakat transmigran),” imbuhnya.
Nantinya, para penerima Beasiswa Patriot akan menempuh pendidikan mereka di tiga Kampus Patriot yang tengah dibangun oleh Kementrans, yakni di Batam, Kepulauan Riau; Mamuju, Sulawesi Barat; dan Merauke, Papua Selatan. Tiga lokasi tersebut dipilih berdasarkan potensi ekonomi masing-masing daerah.
Ia menuturkan, Batam memiliki potensi pengembangan industri, perikanan, dan kelautan; Mamuju memiliki potensi pengembangan industri logam tanah jarang (rare-earth metals) dan pertanian; sementara Merauke memiliki potensi pengembangan pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan.
