Rencana PLTSa Sarimukti Masih Jauh dari Realisasi, UPTD Ungkap Ini Kendalanya

Rencana PLTSa Sarimukti Masih Jauh dari Realisasi, UPTD Ungkap Ini Kendalanya
Truk-truk sampah dari wilayah Bandung Raya bergantian membuang sampah di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

Dengan berbagai kendala tersebut, Arief memastikan proyek PLTSa Sarimukti belum memungkinkan direalisasikan dalam waktu dekat. Investor swasta yang digandeng Pemprov Jawa Barat, yakni Danantara, diperkirakan masih membutuhkan waktu cukup panjang sebelum masuk tahap operasional.

“Kalau tahun ini jelas belum memungkinkan. Investor kemungkinan butuh sekitar dua tahun sampai benar-benar operasional,” ucapnya.

Ia menambahkan, hingga kini pemerintah daerah masih terus mengupayakan kepastian terkait sumber pasokan sampah, ketersediaan air, serta lahan yang dibutuhkan untuk mendukung proyek WTE Sarimukti.

Baca Juga:Sarimukti Nyaris Kolaps, Cimahi Dikejar Waktu Atasi 250 Ton Sampah per HariProyek Peluasan Zona 5 TPA Sarimukti Senilai Rp 21,8 Miliar Diduga Ada Penyimpangan!

“Progresnya masih persiapan. Pasokan sampah dari mana saja belum ditetapkan, lahan masih kita upayakan karena moratorium, dan sumber air juga masih dicari,” ujarnya.

Sementara itu, pengolahan sampah di TPA Sarimukti saat ini masih terbatas pada aktivitas yang sesuai dengan dokumen lingkungan yang berlaku. Arief menyebut, pengolahan yang diperbolehkan baru sebatas metode landfill dan pengomposan.

“Untuk pengolahan di lokasi selama ini masih uji coba. Dalam dokumen lingkungan, aktivitas yang diperbolehkan hanya landfill dan kompos yang kita maksimalkan,” katanya.

Menurut Arief, pengolahan sampah di luar dua metode tersebut belum dapat dilakukan karena memerlukan dokumen lingkungan baru. Oleh karena itu, pengelola TPA Sarimukti saat ini memaksimalkan pemadatan sampah dan pengomposan sebagai langkah sementara.

“Yang lainnya perlu dokumen lingkungan terlebih dahulu. Sekarang, sesuai dengan dokumen yang ada, kita maksimalkan pemadatan dan pengomposan,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar