JABAR EKSPRES – Virus Influenza A H3N2 subclade K atau yang sering disebut juga dengan ‘super flu’ sudah memakan korban di Bandung. Satu orang dinyatakan meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Hal ini terungkap dalam acara open discussion “Kesiapan RSHS dalam menghadapi Super Flu” di RSUP dr Hasan Sadikin Bandung pada 8 Januari 2026, kemarin.
Dalam acara tersebut juga terungkap bahwa RSHS telah menangani 10 pasien yang mengalami gejala super flu. Usia pasien Super Flu yang menjalani perawatan di RSHS cukup beragam, ada dua bayi usia 9 bulan dan 1 tahun, ada juga pasien umur 11 tahun, dan sebagaian besar lainnya usia 20-60 tahun.
Baca Juga:Presiden Prabowo Apresiasi Capaian Indonesia di SEA Games 2025, Kemenpora Gandeng BRI Salurkan Bonus AtletWaspada Modus Kejahatan, Ini Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu Kredit BRI
Sementara pasien yang meninggal dunia belum dapat dipastikan penyebab kematiannya karena Super FLu, sebab pasien tersebut punya riwayat penyakit bawaan yang begitu berat.
Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Re-emerging (Pinere) RSHS dr Yovita Hartantri menyebut, ada dua pasien yang kondisinya cukup berat.
“Kalau kita lihat dari data yang ada, itu ada dua yang berat. Satu masuk ke ruang high cap dan satu masuk ke ruang intensif. Dan satu yang masuk ke ruang intensif memang terus dinyatakan meninggal karena disebabkan ada komorbid yang lain,” ungkapnya.
dr Yovita juga menjelaskan, riwayat penyakit bawaan yang diderita pasien meninggal tersebut ada stroke, gagal jantung, infeksi dan juga ada gagal ginjal.
“Jadi apakah itu langsung disebabkan oleh virus? Kita tidak bisa menyatakan karena memang dia mungkin komorbid yang banyak,” tambahnya.
Sementara, Direktur Medik dan Keperawatan RSHS dr Iwan Abdul Rachman menggambarkan secara garis besar, bahwa super flu tidak jauh berbeda dengan kondisi influenza musiman seperti biasa. Hanya saja, ‘super flu’ berada dalam tingkat penyakit yang lebih berat dan penyebarannya yang lebih cepat.
“Yang yang kami lakukan di Rumah Sakit Hasan Sadikin tentunya kami siap memberikan pelayanan pada siapapun pasien yang membutuhkan layanan tersebut,” kata dr Iwan.
Baca Juga:VIRAL, Remaja Asal Tasikmalaya Jalan Kaki 69 Kilometer Demi Lihat Laut Pangandaran7 Tanaman Hias Beracun yang Tidak Boleh Diletakkan di Dalam Rumah
“Dan bila dirasakan gejala dari flu itu berat, kami persilakan untuk datang ke fasilitas kesehatan khususnya di Rumah Sakit Hasan Sadikin,” tutupnya.
