Libur Nataru, Kunjungan Wisatawan ke Bandung Barat Tembus 333 Ribu

Libur Nataru, Kunjungan Wisatawan ke Bandung Barat Tembus 333 Ribu
Wisata air di Dusun Bambu Kecamatan Parongpong, Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebanyak 333.018 wisatawan memadati berbagai destinasi wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Jumlah tersebut melonjak hampir 40 persen dibandingkan periode libur akhir tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, angka kunjungan tersebut tercatat selama periode 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 dengan sebaran wisatawan di 16 destinasi wisata unggulan.

Baca Juga:Pemprov Jawa Barat Tarik Diri dari Pengelolaan Masjid Raya Bandung, Ini Alasannya!591.022 Kendaraan Melintas di Bandung Barat Selama Libur Nataru, Dishub: Masih Terkendali

Kepala Bidang Pariwisata Disparbud KBB, David Oot, mengatakan peningkatan kunjungan wisatawan pada momen libur Nataru tahun ini tergolong signifikan. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024, jumlah wisatawan hanya mencapai 239.293 orang.

“Secara keseluruhan terjadi kenaikan sekitar 93.725 wisatawan atau meningkat 39,2 persen. Ini menunjukkan daya tarik pariwisata Bandung Barat terus meningkat,” ujar David, Rabu (7/1/2026).

Ia menjelaskan, lonjakan kunjungan mulai terlihat sejak menjelang Hari Raya Natal dan mencapai puncaknya pada akhir Desember hingga awal Januari. Beberapa hari mencatat angka kunjungan harian yang cukup tinggi.

“Pada 27 Desember 2025 dan 1 Januari 2026, jumlah wisatawan yang datang masing-masing menembus 30 ribu orang per hari,” ungkapnya.

Berdasarkan peringkat tingkat kunjungan selama libur Nataru, destinasi wisata yang paling banyak diminati antara lain Lembang Park & Zoo, Floating Market Lembang, Dusun Bambu, Wahoo Waterworld, dan The Nice Park.

Menurut David, tingginya kunjungan wisatawan tidak terlepas dari membaiknya aksesibilitas dan infrastruktur jalan menuju kawasan wisata yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

“Selain akses yang semakin baik, pengelola destinasi juga terus melakukan pembenahan fasilitas serta menghadirkan wahana dan atraksi baru yang menarik minat pengunjung,” katanya.

Baca Juga:Libur Nataru 2026, Okupansi Hotel di Bandung Barat Tembus 74 PersenAsep Ismail Jadikan Refleksi Diri Fondasi Pembangunan Bandung Barat

Faktor lain yang turut mendukung kelancaran aktivitas pariwisata adalah kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan provinsi, termasuk penataan kegiatan wisata yang mengacu pada Surat Edaran Bupati Bandung Barat Nomor 4961 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan selama libur Natal dan Tahun Baru.

Disparbud KBB juga menaruh perhatian pada aspek keselamatan wisatawan, mengingat libur akhir tahun bertepatan dengan musim hujan.

“Kami memastikan seluruh pelaku usaha pariwisata mematuhi SOP kebencanaan dan terus mengikuti informasi cuaca dari BMKG demi menjaga keselamatan pengunjung,” kata David.

0 Komentar