JABAR EKSPRES – Sebanyak 591.022 kendaraan tercatat melintas di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Meski volume kendaraan meningkat, arus lalu lintas secara umum masih terpantau terkendali, terutama di jalur wisata dan penghubung antarwilayah.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) KBB, pergerakan kendaraan terjadi pada periode 24 hingga 31 Desember 2025. Kepadatan lalu lintas paling terasa di kawasan Padalarang serta jalur menuju kawasan wisata Lembang yang menjadi tujuan utama wisatawan selama libur panjang.
Baca Juga:Naik Signifikan, KAI Catat Penjualan Tiket Tembus 4,1 Juta di Nataru 2025/2026Libur Nataru 2026, Okupansi Hotel di Bandung Barat Tembus 74 Persen
Kepala Dinas Perhubungan KBB, M Ridwan, mengatakan peningkatan arus kendaraan merupakan dampak dari tingginya mobilitas masyarakat selama masa libur Nataru. Namun, menurutnya, lonjakan tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan berlangsung bertahap.
“Memang ada peningkatan arus lalu lintas, tetapi untuk Nataru tahun ini kenaikannya masih bertahap dan relatif bisa dikendalikan. Jika dilihat dari data, puncak kepadatan terjadi pada 29 Desember 2025,” kata Ridwan saat dihubungi, Senin (5/1/2026).
Pada 24 Desember 2025, jumlah kendaraan yang melintas tercatat sebanyak 41.126 unit. Arus lalu lintas mulai meningkat sejak pagi hari seiring aktivitas masyarakat menjelang perayaan Natal.
Lonjakan cukup signifikan terjadi pada 25 Desember 2025. Pada Hari Natal tersebut, Dishub mencatat sebanyak 89.531 kendaraan melintas di dua wilayah utama, yakni 44.437 kendaraan di Padalarang dan 45.094 kendaraan menuju kawasan Lembang.
Volume kendaraan kemudian mengalami penurunan pada 26 Desember 2025 dengan total 64.568 kendaraan. Rinciannya, 32.605 kendaraan melintas di Padalarang dan 31.963 kendaraan di kawasan Lembang. Kondisi serupa juga terjadi pada 27 Desember 2025, dengan total 58.049 kendaraan melintas di dua titik tersebut.
Memasuki akhir pekan, arus kendaraan kembali meningkat. Pada 28 Desember 2025, tercatat 61.255 kendaraan melintas, dengan pergerakan menuju Lembang masih lebih dominan dibandingkan Padalarang.
Puncak kepadatan arus lalu lintas terjadi pada 29 Desember 2025. Pada hari itu, total kendaraan yang melintas mencapai 107.565 unit, menjadi volume tertinggi selama periode libur Nataru. Padalarang mencatat 55.821 kendaraan, sementara arus menuju Lembang mencapai 51.744 kendaraan.
Baca Juga:Akhir Pekan Ini Jadi Puncak Kunjungan Wisatawan ke Lembang, Antisipasi Kemacetan DiperketatHari Pertama 2026, Lembang Jadi Magnet Wisatawan dari Berbagai Daerah
“Peningkatan ini dipengaruhi oleh tingginya kunjungan wisatawan serta pergerakan arus balik lokal di dalam wilayah Bandung Barat,” ujar Ridwan.
Setelah puncak kepadatan, arus kendaraan mulai berangsur menurun pada 30 Desember 2025. Pada hari tersebut, total kendaraan yang melintas tercatat sebanyak 72.474 unit, terdiri dari 41.888 kendaraan di Padalarang dan 30.586 kendaraan di Lembang.
