Viral Video DJ di Taman Ekspresi Bogor, Wakil Wali Kota: Terjadi Miskomunikasi

Ramai Video DJ di Taman Ekspresi Bogor, Jenal Mutaqin Sebut Terdapat Miskomunikasi
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin. Foto: Sekar Andini/Jabar Ekspres/
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memberikan klarifikasi terkait video yang sempat viral di media sosial dan menampilkan aktivitas DJ di Taman Ekspresi, Kota Bogor.

Jenal menjelaskan bahwa peristiwa tersebut melibatkan musisi jalanan resmi binaan Pemerintah Kota Bogor bernama Paste, yang merupakan pemain musik di Taman Ekspresi. Ia menyebutkan, pihaknya telah menggelar rapat bersama Paste untuk membahas kejadian tersebut.

“Kami surah rapat dengan pemain musik Taman Ekspresi bernama Paste. Kejadian tersebut awalnya melibatkan pemain musik dari kami, yakni Paste tapi sebetulnya bukan Paste ini yang bermain DJ, jadi memang ada miskomunikasi atau salah paham,” ujar Jenal di Kota Bogor, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga:Tersirat! Federico Barba Memang Tinggalkan Persib, Begini Katanya!Federico Barba Not For Sale: 'Ambil Julio Aja, Dibonusan Febri'

Lebih lanjut, Jenal mengungkapkan bahwa DJ yang tampil dalam video tersebut merupakan teman dari Paste. Saat kejadian, Paste mengizinkan temannya yang berasal dari luar Kota Bogor untuk bergabung bermain DJ karena merasa tidak enak menolak, tanpa melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak terkait.

Jenal juga menegaskan bahwa kejadian tersebut sebenarnya telah berlangsung sekitar tiga bulan lalu. Namun, video lama itu kembali beredar setelah diunggah ulang, sehingga memicu kesalahpahaman dan menjadi viral di media sosial.

“Yang main DJ itu temannya Paste, bukan Paste-nya. Karena merasa tidak enak, temannya dari luar Bogor ingin bergabung, akhirnya bermain di situ. Sehingga Dinas Perumkim tidak tahu, Dinas Pariwisata juga tidak tahu. Peristiwanya terjadi sekitar tiga bulan lalu dan kembali viral karena ada yang memposting ulang. Saat ini sudah tidak ada lagi kegiatan DJ di Taman Ekspresi,” katanya.

Menurut Jenal, Paste telah mengakui adanya kesalahpahaman dalam peristiwa tersebut. Ia juga memastikan bahwa saat ini tidak ada lagi kegiatan DJ di Taman Ekspresi dan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bogor melarang aktivitas DJ di seluruh ruang publik.

Sebagai tindak lanjut, Paste bersama sejumlah musisi jalanan di Kota Bogor berencana menggelar konser amal pada Sabtu mendatang untuk membantu korban bencana di Sumatera.

“Yang bersangkutan juga sudah mengakui adanya miskomunikasi atau salah paham. Insya Allah Sabtu besok akan ada konser amal untuk korban bencana Sumatera, bareng-bareng dengan musisi jalanan dan musisi Kota Bogor,” katanya.

0 Komentar