Tancap Gas di 2025, Disdikbud Kota Banjar Percepat Transformasi Pendidikan dan Pelestarian Budaya

Tancap Gas di 2025, Disdikbud Kota Banjar Percepat Transformasi Pendidikan dan Pelestarian Budaya
Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh dengan langkah strategis dan kerja nyata bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banjar/Istimewa
0 Komentar

Di jenjang yang lebih tinggi, Bidang Pembinaan SMP mencatat sejumlah prestasi gemilang. Partisipasi aktif dalam program pembelajaran mendalam serta penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang angka keberhasilannya bahkan melampaui target provinsi menjadi sorotan.

Keberhasilan ini didukung oleh kolaborasi inovatif dengan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Desa Terpadu. Dari sisi infrastruktur, tujuh sekolah telah berhasil direvitalisasi untuk memenuhi standar nasional.

Program Berdaya Didik juga diimplementasikan di jenjang SMP melalui pemberian bantuan kepada siswa kurang mampu. Selain itu, siswa-siswi SMP Kota Banjar berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan memenangkan berbagai lomba di tingkat provinsi, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI).

Baca Juga:Tersirat! Federico Barba Memang Tinggalkan Persib, Begini Katanya!Federico Barba Not For Sale: 'Ambil Julio Aja, Dibonusan Febri'

Tidak kalah penting, Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Banjar menjalankan peran vital dalam menjaga identitas lokal. Sebanyak 30 situs cagar budaya dan sejarah yang tersebar di kota ini berhasil dipelihara dengan baik berkat dedikasi 30 juru pelihara yang ditugaskan secara khusus.

Untuk mengangkat dan memasyarakatkan kekayaan seni, Disdikbud menggelar berbagai gelaran seni dan festival kebudayaan yang menampilkan kreasi dari setiap desa dan kelurahan se-Kota Banjar. Festival-festival ini tidak hanya menjadi wahana ekspresi bagi pelaku seni, tetapi juga berfungsi sebagai media pelestarian budaya bagi generasi muda dan ajang promosi pariwisata.

“Secara keseluruhan, panorama program Disdikbud Kota Banjar di tahun 2025 menggambarkan lanskap pendidikan yang holistik dan dinamis. Sinergi antara peningkatan kualitas akademik, pemerataan akses, pembangunan karakter, dan pelestarian budaya telah menciptakan fondasi yang kuat untuk mewujudkan Kota Banjar sebagai daerah yang maju, sejahtera, dan tetap berakar pada kearifan lokal. Pencapaian ini diharapkan menjadi momentum untuk melangkah lebih mantap di tahun-tahun mendatang,” kata Dedi Suardi. (CEP)

0 Komentar