Tancap Gas di 2025, Disdikbud Kota Banjar Percepat Transformasi Pendidikan dan Pelestarian Budaya

Tancap Gas di 2025, Disdikbud Kota Banjar Percepat Transformasi Pendidikan dan Pelestarian Budaya
Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh dengan langkah strategis dan kerja nyata bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banjar/Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh dengan langkah strategis dan kerja nyata bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banjar.

Di bawah kepemimpinan Kepala Dinas, Dedi Suardi, lembaga ini telah menjalankan serangkaian program komprehensif yang menyentuh seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta secara aktif menggerakkan pelestarian kebudayaan.

“Pencapaian dalam rangka membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter serta menjaga warisan leluhur,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, H Dedi Suardi, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga:Tersirat! Federico Barba Memang Tinggalkan Persib, Begini Katanya!Federico Barba Not For Sale: 'Ambil Julio Aja, Dibonusan Febri'

Pada bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF), Disdikbud Kota Banjar menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar. Sepanjang tahun, berbagai pelatihan intensif digelar untuk memberdayakan para pendidik.

Salah satu program unggulan adalah Pelatihan Pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) yang diadakan pada 28 Oktober 2025 di Banjar Convention Hall, menjangkau 198 guru perwakilan lembaga PAUD se-Kota Banjar.

Tak hanya itu, untuk menangani isu prioritas nasional, digelar Workshop Calon Pendamping Percepatan Penurunan Stunting di Satuan PAUD pada 11-12 November 2025, yang dilaksanakan secara tersebar di empat lokasi PAUD di Kecamatan Banjar.

Upaya penyetaraan kualitas juga dilakukan melalui Rapat Pertemuan Pusat Kegiatan Gugus (PKG) pada 5 dan 6 November 2025 di Aula Tut Wuri Handayani, serta Pelatihan Penyusunan Kurikulum Nasional yang dilaksanakan secara bergilir di empat lokasi pada Juli 2025, yang melibatkan seluruh guru PAUD se-Kota Banjar.

Sementara itu, Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) fokus pada penguatan kurikulum, kompetensi guru, dan sarana prasarana. Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam dan pengenalan Mata Pelajaran Pilihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) untuk kelas V menjadi terobosan penting. Program Bantuan Berdaya Didik yang menyasar 1.000 peserta didik dari keluarga kurang mampu menjadi bukti nyata pemerataan akses pendidikan.

Aspek karakter dan spiritual dibentuk melalui Program Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) bagi siswa kelas V yang melibatkan 102 guru khusus. Untuk meningkatkan mutu pendidik, Disdikbud juga melaksanakan sosialisasi penilaian kinerja guru, kepala sekolah, dan pengawas, serta evaluasi program KKA dan Pembelajaran Mendalam.

0 Komentar